Pemalangan di KM 9, Sanusi Rahaningmas: Itu Bukan Pemuda Melati Raya 1 20200725 233749
Tokoh Pemuda Kei, M Sanusi Rahaningmas. [Foto: Istimewa]
Metro

Pemalangan di KM 9, Sanusi Rahaningmas: Itu Bukan Pemuda Melati Raya

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Terkait dengan aksi pemalangan di ruas Jalan Basuki Rahmat kilometer 9, komplek Melati Raya, kota Sorong Sabtu pagi 25 Juli 2020 yang menyebabkan arus lalu lintas sempat macet, Tokoh Pemuda Kei, Sanusi Rahaningmas mengatakan bahwa pamalangan tersebut bukan dilakukan oleh pemuda Melati Raya.

“Mohon maaf untuk warga masyarakat kota Sorong, khususnya pengguna jalan arah Basuki Rahmat yang sejak pagi sampai sore mungkin merasa terganggu akibat pemalangan di sekitaran depan Jalan Sapta Pesona dan Melati Raya kilometer 9. Perlu saya klarifikasi terkait issue pemalangan jalan dan mungkin ada oknum-oknum yang melakukan kegiatan tidak terpuji dengan cara meminta uang pada beberapa orang yang melewati jalan dan berkembang di lapangan kalau itu dilakukan oleh anak-anak muda Melati Raya itu tidak,” tulis Sanusi di laman Facebooknya. Sabtu sore, 25 Juli 2020.

Dijelaskan Sanusi, kurang lebih selama 4 jam dirinya bersama warga melati raya dan beberapa tokoh, petugas lantas dan pensiunan TNI- Polri yang berdomisili di melati raya berada di depan jalan untuk mengatur arus lalu lintas, dan membantu masyarakat yang lewat akibat kendaraan mereka yang tergenang air.

“Tidak pernah ada pemuda melati raya yang melakukan aksi tidak terpuji minta minta uang itu. Karena saya selalu mendampingi mereka dalam melakukan kegiatan apapun, sudah barang tentu saya siapkan uang rokok, air minum bahkan makanan. Jadi masyarakat perlu diketahui jika pemalangan jalan pun bukan di lakukan oleh pemuda di melati raya,” terang Sanusi yang akrab disapa MRS si Batik Merah ini.

Terlepas daripada itu, sebagai masyarakat, Sanusi langsung berkomunikasi dengan Walikota Sorong, Lambert Jitmau via telepon dan menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut. Tidak selang berapa lama, Walikota Sorong bersama Kapolresta Sorong dan Anggota DPRD Kota Sorong, Syafrudin Sabonama hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat di tempat kejadian. 

“Keluhan tersebut langsung direspon dengan mendatangkan alat berat di tempat kejadian dan beberapa tempat lainnya untuk membenahi dan mengatasi masalah banjir tersebut. Untuk itu sekali lagi saya sampaikan bahwa kalau ada kejadian pemalangan dan ada oknum-oknum pemuda yang mungkin dengan sengaja memanfaatkan kesempatan untuk meminta uang, yang jelas itu bukan pemuda atau warga Melati Raya. Ada bukti siaran langsung kurang lebih 4 sampai 5 jam dan di tonton kurang lebih 2000 orang dari berbagai penjuru sampai ke luar negeri,”terangnya sembari mempersilahkan menyampaikan untuk melihat video di akun Facebook atas nama Fadliah Usman Notanubun Rahaningmas. 

Atas nama pribadi dan warga melati raya, Sanusi juga menyampaikan turut belangsungkawa atas hilangnya salah satu anak di perumahan kilometer 10 kompleks Harapan Indah, yang terseret arus kali. [ana/dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.