Kecewa Hasil Tes CPNS Manokwari, Pencaker Gelar Orasi Dan Bakar Ban di Sanggeng 1 IMG 20200731 WA0064
Para Pencaker Tidak Puas Hasil Tes CPNS Formasi 2018 Manokwari melakukan aksi orasi di Sanggeng. [Foto: sus]
Metro

Kecewa Hasil Tes CPNS Manokwari, Pencaker Gelar Orasi Dan Bakar Ban di Sanggeng

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co – Kecewa dengan hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2018, para pencari kerja (pencaker) melakukan orasi dan membakar ban bekas ditengah jalan Yos Sudarso – Sanggeng, Manokwari Papua Barat. Jumat, 31 Juli 2020.

Terlihat aksi massa mendapat pengawalan ketat dari pihak keamanan Polres Manokwari dan Brimob Polda Papua Barat. Danyon Brimob Polda Papua Barat, AKP Zawal Halim meminta massa untuk membubarkan diri dan membuka palang, karena masyarakat tidak bisa melewati jalan tersebut.

“Kalau urusan dengan pemerintah jangan mengganggu aktivitas masyarakat seperti ini, silahkan bertemu dengan pemerintah Kabupaten Manokwari agar jelas,” ucap Danyon Brimob Polda Papua Barat AKP Zawal Halim kepada massa di Sanggeng, Jumat 31 Juli 2020.

Tidak berselang lama kemudian, satu unit Water Canon yang sudah siap sejak massa melakukan orasi langsung memadamkan api dan membersihkan ban bekas yang dibakar di tengah jalan.

Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan mengimbau, kepada seluruh para pencaker yang hendak menyampaikan aspirasi dikarenakan ketidakpuasan hasil tes CPNS Formasi 2018 Manokwari, agar tidak mengganggu aktivitas umum apalagi sampai merusak fasilitas umum dan fasilitas negara.

“Muda-mudahan hal serupa tidak terjadi lagi dan cara seperti ini sangat mengganggu, lebih baik sampaikan aspirasi bertemu dengan pihak terkait agar bisa mengetahui dan didengarkan apa yang menjadi keluhan,” jelasnya kepada sejumlah wartawan di Kantor BKD Manokwari, Jumat 31 Juli 2020. [su]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.