Operasi Patuh Mansinam 2020 Polda PB Berakhir, Ada 259 Pelanggaran 1 IMG 20200806 WA0032
Petugas Operasi Gabungan Patuh Mansinam 2020 saat memberikan arahan dan masker kepada pengendara di traffic ligat jalan.Haji Bauw Manokwari. [Foto: istimewa]
Metro

Operasi Patuh Mansinam 2020 Polda PB Berakhir, Ada 259 Pelanggaran

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Pelaksanaan Operasi Patuh Mansinam 2020 oleh Ditlantas Polda Papua Barat bersama seluruh jajaran polres telah usai. Operasi lalu lintas yang berlangsung selama 2 pekan dari 23 Juli-5 Agustus 2020, tercatat ada 259 pelanggaran.

Saat berlangsungnya Patuh Mansinam 2020, Ditlantas Polda Papua Barat berhasil menjaring sejumlah pengendara yang tak taat pada aturan. Tak tanggung-tanggung, Polantas melakukan tindakan penilangan terhadap 259 pengendara se Provinsi Papua Barat.

Dirlantas Polda Papua Barat, Kombes Pol Riyandi Kokrosono menjelaskan, dari data yang dihimpun dari seluruh jajaran wilayah Hukum Polda Papua Barat, rata-rata terjadi peningkatan. Baik dari segi penegakan hukum, jumlah lakalantas, serta turjawali pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli

“Pelanggaran naik di Operasi Patuh Mansinam 2020 ini,” tuturnya dalam siaran pers yang diterima media ini, Kamis malam 6 Agustus 2020.

Dikatakan, telah terjadi peningkatan dari 14 hari sebelum dilaksanakan Operasi Patuh Mansinam 2020 dan 14 hari dalam pelaksanaan. Dari segi penegakan hukum jumlah tilang tidak ada. Namun, untuk sementara hanya teguran saja kepada masyarakat sebanyak 287 teguran.

“Selama operasi, jumlah pengendara yang kita tilang sebanyak 259, sedangkan teguran mencapai 1.209 naik hampir 500 persen,” bebernya.

Sedikit berbeda lanjut dia, tercatat jumlah kejadian laka lantas 14 hari sebelum operasi justru cenderung tinggi, dibanding pada pelaksanaan Operasi Patuh Mansinam 2020 malah mengalami penurunan, yakni dari 13 kejadian menjadi 8 kejadian. Hingga terdapat korban meninggal dunia, Kuantitas laka menurun dan kualitas laka sedikit meningkat.

Sementara itu, pelaksanaan operasi lalu lintas tercatat rata-rata mengalami peningkatan, yaitu pada 14 hari sebelum dan 14 selama pelaksanaan Ops Patuh Mansinam 2020. Kegiatan pengaturan tercatat bertambah 26 kali, dari 490 kali pada dua pekan sebelum operasi, menjadi 516 kali selama operasi.

Sedangkan untuk penjagaan tercatat meningkat sebanyak 87 kali, dari 236 kali pada dua pekan sebelumnya, menjadi 323 kali selama pelaksanaan Ops Patuh.

Kemudian, pengawalan juga mengalami peningkatan dari 98 kali pada dua pekan sebelum operasi, bertambah sebanyak 19 kali menjadi 117 kali semasa operasi. Peningkatan signifikan terjadi pada kegiatan patroli. 

“Dari dua pekan sebelum operasi yang hanya mencapai 546, meningkat menjadi 739 kali selama Ops Patuh Mansinam 2020 berlangsung,” jelasnya.

Pelaksanaan Ops Patuh Mansinam tahun ini juga sedikit berbeda, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, di tahun ini kegiatan penyuluhan dan imbauan lebih menyasar pada Pencegahan Covid-19. 

Dimana, Ditlantas beserta Satlantas di wilayah Jajaran Polda Papua Barat mengadakan penyuluhan sebanyak 428 kali, serta pemasangan imbauan sekaligus pembagian masker sebanyak 563 kali. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.