Alat Pembuat Es Batu Ini Solusi Bagi Nelayan Tradisional 1 IMG 20200807 WA0049
Kepala dinas perikanan kota Sorong dan nelayan saat mendemokan alat produksi es dari mesin AC di aula jembatan puri. [Foto: ana]
Metro

Alat Pembuat Es Batu Ini Solusi Bagi Nelayan Tradisional

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Untuk membuat hasil tangkapan ikan agar tetap segar dan bertahan lama, para nelayan tentunya membutuhkan es batu dalam jumlah besar.

Dengan kebutuhan itu, kelompok teknisi di Sorong, Papua Barat berinovasi membuat alat pembuat es dengan menggunakan mesin Air Conditioning (AC). Alat itu kemudian diperkenalkan kepada nelayan yang ada sekitar jembatan puri, kota Sorong. Jumat, 7 Agustus 2020.

Salah satu teknisi, Ebhy mengatakan bahwa selain berfungsi sebagai penyejuk ruangan, AC juga bisa digunakan untuk membuat es batu, bahkan jauh lebih efisien dan ekonomis ketimbang menggunakan kulkas atau freezer.

Ebhy menjelaskan, mesin es mini ini terdiri dari beberapa bagian utama, meliputi cool box (kotak es) 250 liter, 1 unit AC 1 PK, tersebut dikatakannya bisa menampung 250 KG es dengan kecepatan beku sekitar 4-5 jam.

“Jadi sistem kerjanya kami gunakan AC 1 PK dengan Cool Box 250 liter, dan sistem kerjanya dalam 1 kali produksi kurang lebih 4 sampai 5 jam dengan hasil produksi 50 Kg. Inovasi ini kami buat guna membantu nelayan kecil dan pesisir, sebab ini sangat mudah untuk digunakan dimana saja yang terpenting ada arus listrik,” jelas Edhy.

Menurut Ebhy, coolbox tersebut sangat efisien karena bisa digunakan saat melaut atau ditempatkan di pulau-pulau, asalkan mendapat aliran listrik baik dari mesin genset maupun PLN.

“Ide ini muncul di masa pandemi Covid-19, namun sebenarnya saya melihat inovasi ini sudah ada di daerah jawa dan saya ingin mencobanya di wilayah Papua atau membantu nelayan itu sendiri,”terangnya sembari menambahkan kalau ia sudah merakit sekitar 5 unit pembuat es dari mesin AC tersebut.

Ebhy menambahkan,1 unit alat pembuat es itu menelan biaya material hampir 10 juta, sebab bahan yang digunakan berkualitas dan sparepart yang masih baru.

Kesempatan yang sama, kepala dinas perikanan kota Sorong, Very Meky Rudy Kambuaya, SE mengapresiasi para teknisi yang sudah menciptakan alat pembuat es. Menurut Melky alat tersebut menjawab kebutuhan nelayan tradisional dan pengepul ikan.

“Kendala di jembatan puri adalah es batu, terutama nelayan tradisional dan pengepul tuna. Karena ada pabrik es melayani jumlah yang besar dan nelayan kecil ini agak susah. Alat ini akan kita serahkan ke koperasi Nani Bili dan akan dipasarkan ke daerah pesisir dan pulau-pulau, karena disana tangkapan banyak sementara kebutuhan es kurang jadi alat ini bisa jadi solusinya daripada mereka pulang pergi ambil es batu disini tentunya banyak memakan biaya,”tutur Melky.

Melky menambahkan, bagi nelayan yang berminat memiliki mesin produksi es tersebut bisa mencicilnya di koperasi Nani Bili. [ana]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.