Warga KM 12 Kota Sorong Geger, Pria Ini Ditemukan Tergantung Diatas Pohon 1 IMG 20200823 WA0016
Polisi dibantu warga saat akan membawa jenazah ke RS. Sele Be Solu [Foto: ana]
Metro

Warga KM 12 Kota Sorong Geger, Pria Ini Ditemukan Tergantung Diatas Pohon

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Warga jalan Ata Kilometer 12 kota Sorong digegerkan dengan temuan orang gantung diri, Minggu 23 Agustus 2020. Korban yang berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan gantung diri di pohon samping rumah warga bernama Basri. Jenazah pria tersebut diketahui berinisial YK (30), warga jalan Teminabuan, Kilometer 12 masuk, kota Sorong..

YK, pertama kali ditemukan oleh Basri selaku pemilik rumah, dengan kondisi sudah menggantung diatas pohon. Sontak saja, hal tersebut menggegerkan warga sekitar. Keluarga yang tiba di lokasi kejadian langsung menangis histeris melihat anggota keluarganya sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Tidak lama kemudian, Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan memasang garis polisi agar warga tidak mendekat, setelah mengevakuasi jenazah YK, polisi dibantu warga langsung membawa korban ke kamar mayat RS. Sele Be Solu.

Warga KM 12 Kota Sorong Geger, Pria Ini Ditemukan Tergantung Diatas Pohon 2 IMG 20200823 WA0017
Yk yang ditemukan tewas tergantung di atas pohon. [Foto: ana]
Bhabinkamtibmas Kelurahan Klasaman, Bripka El Waromy mengatakan bahwa sebelum ditemukan tewas, korban sempat mendatangi Polsek Sorong Timur untuk meminta pihak kepolisian membantunya menyelesaikan permasalahan pribadi.

“Dia ada persoalan pribadi, Kemarin dia sempat datang ke Polsek dan meminta untuk difasilitasi bersama keluarga. Subuh tadi dia juga datang ke kediaman keluarga dengan maksud minta keluarga untuk menyelesaikan permasalahannya. Namun saat berbincang, korban tiba-tiba bertindak di luar kesadaran atau hendak melukai keluarganya, “jelas Waromy.

Dikatakan Waromy, setelah kejadian itu keluarga korban langsung mendatangi Polsek Sorong Timur kemudian disusul oleh korban. ”Karena korban merupakan warga binaan saya di kelurahan Klasaman, anggota yang piket hari itu langsung mengarahkan keluarga korban ke rumah saya untuk meminta bantuan. Saat kami sedang berbicara, terdengar kabar bahwa korban sudah di TKP dengan kondisi seperti itu, “kata Waromy.

Pantauan media ini, anggota kepolisian yang turun di lokasi kejadian juga mengamankan barang bukti berupa tangga yang diduga digunakan untuk melakukan tindakan bunuh diri. [red]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.