655 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong Diwisuda 1 IMG 20200825 WA0051
Wisuda mahasiswa UMS yang berlangsung di Vega hotel kota Sorong. [Foto: ana]
Metro

655 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong Diwisuda

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Sempat tertunda beberapa kali, Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) akhirnya menggelar wisuda terhadap 655 mahasiswa UMS.Wisuda tersebut digelar selama tiga hari yakni pada 25-27 Agustus 2020 di Vega Hotel Sorong.

Prosesi wisuda juga digelar dengan menerapkan protokol kesehatan, para wisudawan dan wisudawati, orang tua, serta tamu undangan yang hadir wajib menggunakan masker sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Rektor UMS, Dr. Muhammad Ali mengatakan, wisuda merupakan kebijakan yang diambil Universitas bagi lulusan yang telah memenuhi persyaratan untuk mengikuti prosesi wisuda.

“Wisuda ini kita laksanakan selama 3 hari. Yakni Selasa, Rabu, Kamis. Dalam satu hari itu ada 3 shift, pertama pukul 08.00 WIT, shift kedua pukul 14.00 WIT dan shift tiga pukul 16.00 WIT, dan begitu terus sampai besoknya,” jelas Muhammad Ali.

Dikatakan Ali, wisuda yang digelar secara terbatas itu dilakukan demi keselamatan wisudawan, keluarga, dan kerabat yang hadir dari bahaya Covid-19.

“Kalau di hotel, para keluarga pasti paham karena sangat terbatas, ini hanya masalah kemaslahatan dan keselamatan diri, keluarga dan kerabat. Kita berusaha mencegah dampak Covid-19,”kata Muhammad Ali.

“Termasuk paduan suara, itu sebelum tampil sudah isolasi mandiri dulu dan tidak boleh bebas bergaul. Makanya ketika tampil mereka tidak apa-apa saling berdekatan. Jadi kita sudah antisipasi sebelum -sebelumnya,”tambahnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan wisuda ini telah mengalami beberapa kali penundaan. Yakni sebelumnya direncanakan pada 20 desember 2019, namun tertunda, karena masih banyak mahasiswa yang belum menyelesaikan penelitiannya.

“Banyak yang minta diikutkan, jadi ditunggu selesai penelitiannya sehingga direncanakan bulan Februari tapi ditunda lagi karena masih banyak yang belum menyelesaikan penelitiannya. Ditunda lagi sampai Maret, tidak lama kemudian muncullah wabah Covid-19 jadi baru bisa terlaksana hari ini,” pungkasnya. [ana]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.