Sidang Paripurna APBD-P 2020 Ditutup, Ketua DPRD Raja Ampat Sampaikan Ini 1 IMG 20200924 WA0019
Penandatanganan berita acara persetujuan antara pihak Eksekutif dan Legislatif. [Foto: istimewa]
Metro

Sidang Paripurna APBD-P 2020 Ditutup, Ketua DPRD Raja Ampat Sampaikan Ini

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, BeritaAktual.co Rapat sidang paripurna ketiga masa sidang kedua terkait penetapan Peraturan Daerah (Perda) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2020 Kabupaten Raja Ampat resmi ditutup.

Berlangsung di ruang sidang Jalan Moh Taesa, Distrik Waisai kota Kabupaten Raja Ampat Rabu, (23/9/2020), sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Raja Ampat, Abdul Wahab Warwey, didampingi Wakil Ketua I, Reynold M Bula, M.Si, dan Wakil Ketua II, Charles A. M. Imbir, ST, M.Si, dan anggota DPRD. Turut Hadir Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati SE, Sekda Dr. Yusuf Salim M.Si, dan Pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah raja ampat.

Dalam sambutanya, Ketua DPRD Raja Ampat, Abdul Wahab Warwey menyampaikan, bahwa penyerahan secara simbolis dan penandatanganan berita acara persetujuan antara pihak eksekutif dalam hal ini oleh Bupati Raja Ampat dan pimpinan DPRD akan penetapan peraturan daerah (perda) dan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2020, telah disaksikan bersama-sama.

Sidang Paripurna APBD-P 2020 Ditutup, Ketua DPRD Raja Ampat Sampaikan Ini 2 IMG 20200924 WA0003
Penutupan Sidang Paripurna APBD-P 2020 Kabupaten Raja Ampat [Foto: istimewa]
Sebagaimana persetujuan tentang perda dan APBD-P kabupaten raja ampat diatur dalam pasal 317 Ayat 1 Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menyatakan Kepala Daerah mengajukan rancangan perda tentang perubahan APBD, dan sebagaimana dimaksud dalam pasal 316 ayat 1 disertai penjelasan dokumen pendukung kepada DPRD untuk memperoleh persetujuan bersama.

Selanjutnya, dalam pasal 316 ayat 1 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah menegaskan, bahwa perubahan APBD dapat dilakukan jika terjadi :

  1. Perkembangan tidak sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran (KUA)
  2. Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit, organisasi dan antar jenis kegiatan dan jenis belanja
  3. Keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun, sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan
  4. Keadaan darurat
  5. Keadaan luar biasa

“Atas nama pimpinan DPRD bersama anggota mengharapkan kepada Bupati Raja Ampat beserta jajarannya agar dalam menyusun dokumen APBD- Perubahan hendaknya disusun berdasarkan prinsip, asas, dan landasan umum penyusunan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pengawasan dan pertanggungjawaban keuangan daerah yang sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolan keuangan. 

Hal tersebut dilakukan agar pemerintah daerah kabupaten raja ampat diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan keadaan dan kebutuhan setempat dengan tetap menaati peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta meninjau sistem tersebut secara terus menerus dengan tujuan mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, dan transparan.

“Saya berharap agar perda dan APBD-P kabupaten raja ampat tahun anggaran 2020, yang telah dibahas dan ditetapkan ini hendaknya secara bersama -sama antara tim anggaran dari pemerintah daerah dan badan anggaran (banggar) DPRD dapat ditindaklanjuti ke Provinsi guna dievaluasi oleh Gubernur. Kami DPRD juga mengharapkan agar petunjuk pelaksanaanya berupa peraturan bupati tentang penjabaran APBD dalam bentuk rencana kerja anggaran oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat memperhatikan rapat dengar pendapat bersama komisi terkait, sehingga dalam pelaksanaanya memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Raja Ampat,” tuturnya.

“Pelaksanaan pembahasan materi rancangan peraturan daerah kabupaten raja ampat tentang APBD-P tahun anggaran 2020, melalui rapat dengar pendapat dengan TAPD, komisi terkait maupun gabungan komisi terjadi saling berbalas pantun maupun tindakan yang kurang berkenaan, dirinya sebagai pimpinan DPRD dan anggota menyampaikan permohonan maaf,” tambahnya lagi

Lanjut dia, pihaknya berkeyakinan bahwa semua proses yang terjadi selama pembahasan rancangan perda adalah hal yang lumrah terjadi dalam suatu negara demokrasi, dan apabila terkesan seolah-olah ngotot dalam memperjuangkan kegiatan hal itu semata-mata adalah dalam rangka melaksanakan tugas utama kami selaku representasi masyarakat.

Kami merasa perlu mengingatkan pihak eksekutif bahwa sesuai amanat Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan APBD Provinsi, Kabupaten dan Kota tahun 2020 dalam halaman 74 ditegaskan bahwa penyampaian Raperda tentang APBD oleh kepala daerah kepada DPRD adalah paling lambat minggu kedua bulan September bagi daerah yang menerapkan lima hari kerja per minggu, sehingga diharapkan pihak eksekutif agar dapat segera menyiapkan dokumen-dokumen tersebut berupa kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA, dan PPAS) untuk disampaikan ke DPRD.

“Pimpinan DPRD kabupaten raja ampat juga mengapresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan jajarannya yang penuh dedikasi telah bersama-sama dengan pihak legislatif melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh masyarakat kepada kita sesuai konstitusi. Selain itu, apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya diberikan kepada  kepada rekan-rekan ketua I dan II beserta anggota DPRD dan alat kelengkapan dewan atas jerih payah berupa tenaga, waktu dan pikiran sehingga tugas konstitusional yang kita sembah sebagai representasi masyarakat dapat terlaksana. Ucapan yang sama juga kami berikan kepada jajaran TNI-Polri serta segenap pemangku kepentingan di raja ampat yang telah memberikan kontribusi positif sehingga kegiatan pembangunan, penyelenggaraan pemerintah dan pembinaan kemasyarakatan di kabupaten ini dapat terselenggara dengan baik,” tandasnya. [drk]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.