Ini Alasan Gubernur Sidak Mendadak di Posko Covid-19 Bandara Rendani Manokwari 1 IMG 20200928 WA0036
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bersama tim gugus tugas covid-19 Papua Barat Inspeksi mendadak di Bandara Rendani Manokwari [Foto: Istimewa]
Metro

Ini Alasan Gubernur Sidak Mendadak di Posko Covid-19 Bandara Rendani Manokwari

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Terkait keabsahan surat kesehatan untuk para penumpang pesawat yang bepergian maupun datang, Gubernur Provinsi Papua Barat sekaligus Ketua Umum Satgas Covid-19, Dominggus Mandacan melakukan inspeksi mendadak (sidak), di Posko Covid-19 di Bandar Udara Rendani Manokwari, Senin 28 September 2020. 

“Sidak mendadak ini lakukan ini agar supaya bisa menguji keabsahan surat sehat yang dibawa para penumpang, apakah benar-benar dikeluarkan oleh lembaga resmi atau tidak, semua ini dilakukan agar mendeteksi penyebaran covid-19 di Kabupaten Manokwari,” ujarnya. Senin 28 September 2020.

Dikatakan Gubernur, dari hasil sidak ditemukan 5 penumpang pesawat yang baru saja tiba saat melakukan rapid test dengan hasil reaktif, dan akan ditindak lanjuti dengan pemeriksaan swab, apabila pemeriksaan swab didapati ada yang positif, maka akan langsung ditegur kepada maskapai penerbangan.

“Mulai hari ini Senin 28 September 2020, rapid test akan terus dilakukan di terminal kedatangan Bandara, Pelabuhan maupun perbatasan Kabupaten, mereka yang masuk harus benar-benar mengantongi bukti surat resmi bebas covid-19 dari daerah asal mereka,” tegasnya.

Secepatnya Gubernur menambahkan, Pemerintah Provinsi akan buat kesepakatan (edaran) bersama kabupaten, kota untuk dilakukan pemeriksaan rapid test di semua pintu masuk baik bandara, pelabuhan dan jalan darat antara kabupaten-kabupaten.

“Kita menunggu hasil swab pemeriksaan 5 penumpang di Bandara tadi oleh tim medis, jika didapatkan positif maka akan ada pertemuan dan arahan kepada semua maskapai yang masuk ke Manokwari, agar mereka membawa penumpang yang benar-benar sehat. Tentu saja hal ini diberlakukan di semua Kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat,” pungkasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.