Rudy Laku: Angka Positif Covid-19 Tinggi Bukan Karena Petugas Lalai 1 IMG 20200928 WA0025
Jubir Gustu Percepatan Penanganan Covid-19 kota Sorong, Rudy Laku. [Foto: jer]
Metro

Rudy Laku: Angka Positif Covid-19 Tinggi Bukan Karena Petugas Lalai

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 kota Sorong menegaskan jika menurunnya angka penyembuhan pasien covid-19 bukan akibat penanganan yang tidak maksimal atau lalainya petugas. Dengan meroketnya angka terkonfirmasi positif covid-19 dalam tiga pekan terakhir pola penanganan petugas sudah sesuai standar yang berlaku.

Juru bicara Gustu Percepatan Penanganan Covid-19 kota Sorong, Rudy Laku mengatakan bahwa meningkatnya orang terkonfirmasi positif covid-19 dari hari ke hari terus menunjukan peningkatan yang sangat pesat, ini dikarenakan mereka yang sedang dirawat atau yang sedang diisolasi di pusat karantina di Balai Kampung Salak, Rufei kota Sorong belum sembuh total.

“Tingkat kesembuhan ini dibandingkan dengan penambahan positif ini, penambahan positif terlalu cepat. Teman-teman di satgas bidang kesehatan penanganannya sudah sesuai dengan prosedur tetap yang ada. Pengawasan terhadap kesehatan mereka, pengawasan terhadap gizi yang mereka terima termasuk obat-obatan atau vitamin yang diterima tetap dalam pengawasan ahli gizi dan dokter-dokter yang sudah punya kapasitas untuk merawat pasien-pasien yang ada di rumah sakit maupun mereka yang ada di karantina,” kata Rudy. Selasa, 29 September 2020.

Dikatakan Rudy, proses penanganan pandemi covid-19 sudah sesuai prosedur yang ditetapkan meski di tengah keterbatasan yang ada, meningkatnya angka positif ini lantas berimbas pada kapasitas balai karantina dan sejumlah rumah sakit rujukan covid-19 di kota sorong yang sudah penuh.

Rudy menambahkan, imbauan untuk warga menggunakan masker di tengah pandemi Virus Covid-19 tidak boleh disepelekan. Jika warga menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan hindari kerumunan ia yakin covid ini bisa diatasi dan bisa menekan angka positif.

Hingga 29 september 2020, angka terkonfirmasi positif covid-19 di papua barat mencapai 2054 dengan kasus yang terbanyak di kota Sorong sebanyak 854 kasus. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh di Papua Barat berjumlah 1.112 pasien, angka sembuh tertinggi di kota Sorong berjumlah 437 pasien. [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.