3 Klinik di Kota Sorong Ini Dilarang Lakukan Rapid Test 1 IMG 20201012 WA0034
Salah satu klinik di kota Sorong yang sementara di bekukan. [Foto: jer]
Metro

3 Klinik di Kota Sorong Ini Dilarang Lakukan Rapid Test

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co –  Dinas Kesehatan kota Sorong melalui surat nomor: 440/1815/x/2020 per tanggal 9 oktober 2020 menutup layanan tiga klinik yakni, Khitan Zhifa, Tiara Nusantara dan Prima Medical Centre untuk melayani rapid test bagi warga yang akan mengurus surat izin perjalanan di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Sorong. Alasan penutupan ini karena tiga klinik tersebut tak memiliki analis kesehatan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dari Dinas Kesehatan kota Sorong, Sulje Siwabessy saat dikonfirmasi awak media Senin, 12 Oktober 2020 menjelaskan, salah satu alasan penutupan layanan rapid test di klinik klinik tersebut karena tidak memiliki tenaga analis kesehatan yang bertanggung jawab untuk melakukan rapid test, karena menurutnya, yang memiliki tugas dan fungsi untuk menentukan hasil rapid test  adalah seorang analis kesehatan bukan seorang perawat kesehatan.

“Untuk klinik yang dilarang ada 3, yaitu klinik Zhifa, kemudian Tiara Nusantara dan PMC (Prima Medical Centre). Kenapa kami larang karena dia tidak memiliki analis kesehatan yang bisa bertanggung jawab dalam pemeriksaan rapid test.  Yang punya tupoksi adalah analis kesehatan bukan seorang perawat. Makanya kami menutup sementara untuk tidak melakukan rapid test sampai mereka menyiapkan analisisnya,” ujarnya.

Dikatakan, ketiga klinik ini sudah ratusan kali melakukan rapid test bagi warga yang akan mengurus surat izin perjalanan namun Dinas Kesehatan baru mengetahui bahwa selama ini ketiga klinik tersebut tidak memiliki analis sebagai syarat layanan rapid test. Semetara pihak pengelola ketiga klinik tersebut hingga kini belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.

“Di kota Sorong saat ini tercatat ada 7 klinik yang melakukan rapid test, 3 klinik diantaranya sementara dibekukan sambil menunggu kelengkapan. Sementara empat lainnya dianggap aman untuk jalani rapid test, yaitu klinik Prodia, klinik RSAL Oetojo yang ada di Jalan Ahmad Yani, klinik Sinifagu di Jalan Pendidikan Kampung Baru dan klinik Bintang Timur di Rufei,” pungkasnya. [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.