Retribusi Parkir Naik Tanpa Pemberitahuan, Jukir Tebing Tinggi Menjerit  1 IMG 20201116 WA0035
Jukir, Sahlan (43) bersama temannya di Jalan Sudirman, Tebing Tinggi [Foto: wek]
Metro

Retribusi Parkir Naik Tanpa Pemberitahuan, Jukir Tebing Tinggi Menjerit 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TEBING TINGGI, BeritaAktual.co Kenaikan retribusi parkir yang diterapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Tebing Tinggi, Medan Sumatera Utara (Sumut) membuat para juru parkir (jukir) menjerit, pasalnya dilakukan tanpa adanya surat resmi, koordinasi dan pemberitahuan terlebih dahulu. 

Sahlan (43) salah satu jukir yang bertugas di jalan Sudirman, Tebing Tinggi  mengatakan, ia bersama rekan rekannya merasa keberatan dengan kenaikan setoran retribusi ini lantaran dilakukan hanya sepihak tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya oleh Dinas terkait. 

“Berlakunya hari ini Senin, 16/11/2020, jelas saya bersama teman Diran (48) dan Amat (55) sangat keberatan karena kami bertiga hanya mengelola satu blok di jalan Sudirman ini,” kata dia Senin, 16 November 2020 sekira pukul 15.30 WIB. 

Menurut dia, sebelum adanya kenaikan retribusi ia dan temannya selalu menyetor langsung kepada salah satu petugas Dishub kota Tebing Tinggi berinisial D, namun setelah adanya kenaikkan, mereka diarahkan menyetor ke Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Ranting Badak Bejuang Tebing Tinggi sesuai arahan D. 

“Tadi pagi pak D arahkan hari ini kami mulai menyetor ke ormas PP jadi tidak melalui dia lagi. Kenaikan setoran pun beragam, saya dari Rp 60.000 menjadi Rp 110.000 sementara Diran dari Rp 90.000 menjadi Rp 120.000 dan Amat dari Rp 90.000 menjadi Rp 120.000, ini jelas terasa memberatkan,” ujarnya. 

Meski demikian memberatkan, ia bersama rekannya mau tak mau terpaksa melakoni mengingat sulitnya pekerjaan di terutama di masa Pandemi Covid-19. Untuk itu ia berharap Dishub Tebing Tinggi memikirkan kembali nasib para jukis agar menurunkan setoran retribusi seperti harga semula. 

“Walaupun kami harus setoran melalui PP kiranya Dishub dapat menjadi mediator atas tingginya kenaikan setoran kutipan parkir ini. Ya, mau gak mau terpaksa kami setor juga meski kendaraan yang parkir tak bertambah,” pungkasnya. [wek]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.