Ketua DPR PB Akan Usul ke Gubernur Semua Pejabat ASN Dan Honorer Gunakan Noken di Jam Kerja 1 20201204 234907
Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor (menggunakan noken) didampingi Anggota DPR Papua Barat [Foto: sus]
Metro

Ketua DPR PB Akan Usul ke Gubernur Semua Pejabat ASN Dan Honorer Gunakan Noken di Jam Kerja

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor akan mengusulkan kepada Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan agar semua pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN), dan honorer di lingkup kerja pemerintah papua barat menggunakan noken di setiap jam kerja. 

“Tas noken ini ramah lingkungan, berbeda dengan tas seperti biasanya yang terbuat dari kain kanvas, dan berbahan plastik. Karena yang menganyam itu adalah orang-orang asli papua, tas noken ada berbagai macam ukuran dari yang kecil sampai paling besar ukurannya, untuk membawa hasil kebun, menaruh anak dalam noken. Tas Noken tergolong kuat karena terbuat dari kulit kayu dan benang polyester,” terangnya kepada media ini, di Manokwari, Jumat 04 Desember 2020. 

Menurut Wonggor, pengusulan ini lantaran tas noken sudah menjadi tradisi dan budaya orang papua dan sudah menggunakannya sejak dulu. Selain itu, noken juga mempunyai nilai historis yang luar biasa bagi orang papua, bagian dari budaya, identitas dan jati diri orang papua. 

“Karena tas noken ini juga sudah mendunia, maka kita harus mensosialisasikan kepada masyarakat yang ada di pedalaman sana, dengan begitu nilai budaya tas noken akan semakin terjaga. Juga sudah ada penetapan sejak tanggal 4 Desember 2012 lalu adalah hari Noken Sedunia, seharusnya pemerintah provinsi sudah instruksi kepada semua pejabat, ASN, honorer dan seluruh lapisan masyarakat, agar wajib menggunakan tas noken hari ini juga,” ucapnya. 

Dengan pengusulan itu lanjut dia, kedepan para pejabat, ASN dan honorer diharapkan menggunakan tas noken pada hari Senin – Jumat, juga disaat menjalankan tugas sebagai abdi negara dimanapun mereka berada. Dengan membeli hasil karya rajutan tas noken menurutnya, kita sudah berkontribusi untuk ekonomi kerakyatan mandiri mama-mama papua, khusus yang yang berjualan noken. 

Wonggor berharap, noken bukan hanya sebagai simbol budaya dan pengakuan dunia saja, akan tetapi ada kontribusi besar juga untuk masyarakat pengrajin noken, agar terciptanya ekonomi kerakyatan mandiri dan peningkatan ekonomi yang sejahtera. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.