Dilanda Banjir Sepekan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi Akan Usut Penyebabnya  1 IMG 20201207 WA0020
Banjir yang meluap disertai potongan potongan kayu di bendungan Bajayu kota Tebing Tinggi, Medan Sumatera Utara. [Foto: istimewa]
Metro

Dilanda Banjir Sepekan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi Akan Usut Penyebabnya 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TEBING TINGGI, BeritaAktual.co Banjir yang melanda kota Tebing Tinggi, Medan Sumatera Utara selama sepekan ini mengakibatkan lumpuhnya aktivitas warga. 

Tak hanya itu, perekonomian masyarakat pun terganggu, salah satunya pedagang di pasar pajak. Pasar yang biasa digunakan untuk menjajakan dagangan itu kini tak dapat digunakan lagi akibat terendam banjir dari sungai yang meluap, akhirnya pedagang pun berserakan kemana mana sampai ke ruas ruas jalan ibu kota.

Walikota Kota Tebing Tinggi, H. Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan, warga tak hanya menerima luapan banjir saja, namun banjir itu juga membawa ikut serta banyaknya potongan potongan kayu dari hutan Sipispis dan menumpuk di bendungan Bajayu yang berimbas ke masyarakat. 

“Banyaknya potongan batang kayu yang hanyut saat banjir dan menumpuk di bendungan bajayu diduga akibat penebang liar. Namun kita juga tidak dapat pastikan apakah potongan kayu yang menumpuk itu ulah dari penebang liar atau karena faktor alam,” ujarnya Minggu 6/12/2020 malam. 

Walikota menegaskan, jika memang benar tumpukan kayu itu berasal dari penebangan liar yang mengakibatkan banjir, maka pemerintah akan menindak lanjuti secara tegas sesuai undang undang yang berlaku.

“Kita akan tindak tegas apabila banjir itu karena ulah penebang kayu liar,” pungkasnya.

Dalam sepekan ini pemerintah kota Tebing Tinggi mencatat dari 23 kelurahan, 6.663 rumah menjadi korban akibat terendam banjir berkelanjutan. [wek]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.