Massa Demo Desak Kejari Sorong Tangkap 2 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Asrama Bintuni  1 IMG 20201217 WA0021
Masaa yang gelar aksi di Kejari Sorong [Foto: istimewa]
Metro

Massa Demo Desak Kejari Sorong Tangkap 2 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Asrama Bintuni 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Pemberantasan Korupsi Papua Barat Kamis, 17 Desember 2020 melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong.

Massa ini mendesak agar Kejari Sorong segera memproses hukum dan menangkap dua tersangka lainnya terlibat dalam kasus korupsi Asrama Bintuni yang terbengkalai sejak tahun 2008 silam. Keduanya yakni, YM dan AIB yang kini sedang bertarung dalam Pilkada Kabupaten Teluk Bintuni.

Koordinator massa, Ayup Paa dalam orasinya mengatakan, akibat korupsi pembangunan asrama mahasiswa kabupaten Teluk Bintuni ini negara telah dirugikan sebesar Rp 21.000,000,000,- (dua puluh satu miliar rupiah)

“Kami meminta kepada Kejari Sorong maupun pihak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus korupsi pembangunan asrama kabupaten teluk bintuni itu,” ujarnya. Kamis, 17 Desember 2020.

Massa Demo Desak Kejari Sorong Tangkap 2 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Asrama Bintuni  4 IMG 20201217 WA0022
Tuntutan massa diserahkan kepada Kasi Pidsus Kejari Sorong. [Foto: istimewa]
Usai membacakan tuntutannya, Ayup kemudian menyerahkan dua helai kertas berisi enam tuntutan kepada kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sorong, Khusnul Fuad.

Di hadapan mahasiswa, Khusnul Fuad menyatakan hingga saat ini, penanganan kasus korupsi pembangunan asrama mahasiswa kabupaten teluk bintuni masih dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manokwari. Menurut Fuad, pihaknya sementara meminta berkas penyidikan dari Polda Papua Barat/ untuk dipelajari, mengingat lokasi (bangunan) tindak pidana korupsi tersebut berada di kota Sorong.

“Saat ini sudah 4 terdakwa, yaitu Grandy/ Trinof Katumun, Yosep Rony dan Derek Asmuruf sedang menjalani proses persidangan. Sedangkan 2 tersangka lainnya, yaitu YM dan Gustaf Manuputty berkas penyidikannya sudah di tarik ke Polda Papua Barat,” kata Fuad.

Aksi demo ini berlangsung aman dan dijaga oleh satu regu Dalmas, dipimpin Kapol Sorong kota, Ary Nyoto Setiawan [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.