Tiba di Papua Barat 7.160 Vaksin Sinovak 1 IMG 20210105 WA0033
Metro

Tiba di Papua Barat 7.160 Vaksin Sinovak

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari – 7.160 Vaksin Sinovac tiba di Bandar udara Rendani, diterima langsung Gubernur dan Forkompinda Papua Barat, Selasa 05 Januari 2020.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan, Vaksin Sinovac didistribusikan ke seluruh 34 Provinsi, termasuk Papua Barat 7.160 botol Vaksin Sinovac dalam berbentuk 4 Dus besar yang kami terima.

Vaksin Sinovac ini belum bisa digunakan, di amankan terlebih dahulu menunggu petunjuk dari BPOM ketika sudah di louching bisa digunakan,” tutur Gubernur kepada sejumlah wartawan, di depan ruangan VIP Bandar udara Rendani Manokwari, Selasa 05 Januari 2020.

Untuk vaksin Sinovac di prioritaskan kepada petugas medis yang mengurus pasien-pasien Covid-19 rentan dengan virus ini. Apabila masih ada kelebihan vaksinnya, maka akan diberikan kepada para keamanan TNI/Polri.

Pihak Pemprov akan berikan kepada Kabupaten Manokwari dan Sorong karena wilayah paling tinggi angka pasien Covid-19,” ucapnya.

Kadis Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan menuturkan, vaksin akan disimpan di gudang dinas kesehatan Provinsi Papua Barat, diamankan terlebih dahulu dan di jaga pihak keamanan, sampai di louching.

Direncanakan tanggal 14 Januari 2021, akan dilaunching serentak di seluruh Indonesia,” tuturnya kepada sejumlah wartawan, di Bandar udara Rendani Manokwari, Selasa 05 Januari 2021.

Saat ini yang sudah terdaftar 9.047 orang, vaksin ini diprioritaskan untuk tenaga medis.

“Mereka mendaftar melalui aplikasi tenaga medis di Provinsi Papua Barat. Itu belum semua yang dari TNI/Polri, KKP, tenaga medis di Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas, dinas kesehatan dan masih banyak lagi yang belum terdaftar,” ujar Parorongan.

Sesuai petunjuk Gubernur Papua Barat, 7.160 vaksin dipriotaskan untuk tenaga medis terutama untuk mereka yang menjaga pasien terkena virus Covid-19. Dan Dua Kabupaten yang diprioritaskan juga karena tingginya angka pasien Covid-19, yaitu Manokwari dan Sorong.

Tentu saja vaksin ini akan diberikan kepada mereka yang sehat, tidak diberikan kepada mereka punya keluhan penyakit bawaan,” terangnya.

Menurut Otto Parorongan, Vaksin ini sudah melalui uji klinis untuk ketiga kalinya, jadi cukup aman, karena vaksin yang ada selama ini tidak ada keluhan dan efek samping.

Ia menambahkan, apabila ada keluhan dengan vaksin Sinovac , maka dapat dilaporkan langsung ke Komisi daerah penanggulangan kejadian paska imunisasi dan beranggotakan dokter-dokter ahli,” tandasnya.(sus)


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.