Front Papua Tolak Otsus Kembali Gelar Aksi Turun ke Jalan 1 IMG 20210108 WA0058
Metro

Front Papua Tolak Otsus Kembali Gelar Aksi Turun ke Jalan

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Sekelompok Pemuda yang menamakan dirinya Front Papua Tolak Otsus kembali menggelar unjuk rasa di trotoar Jalan Ahmad Yani depan Mall Sorong Jumat, 08 Januari 2021. Salah satu tujuan demo tersebut adalah untuk menolak Otonomi Khusus (Otsus) jilid II yang rencananya akan kembali dibahas oleh DPR pada masa sidang 2021 ini. 

Dalam orasi yang dilakukan secara bergantian, para pemuda ini menilai Otsus adalah bentuk lain dari penindasan terhadap masyarakat Papua dengan sering terjadinya pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan oleh militer indonesia sehingga mereka lebih memilih merdeka seutuhnya ketimbang menerima otsus. 

Juru bicara aksi, Nakes Yewen dalam orasinya mengatakan, otsus adalah bentuk penindasan bagi rakyat papua. Karena tiga hal pokok dalam otonomi khusus, yakni pemberdayaan masyarakat atau keberpihakan terhadap masyarakat tidaklah ada. 

“Kita bicara perlindungan sementara orang papua banyak mati ditembak, dan pelakunya adalah pelaku investasi dan militer indonesia seperti di Nduga, Intan Jaya, di Sorong, Nabire, Timika. Oleh karena itu dengan tegas kami menolak segala kompromi apapun untuk keberlanjutan otonomi khusus di atas Tanah Papua,” ujarnya. 

Front Papua Tolak Otsus Kembali Gelar Aksi Turun ke Jalan 4 IMG 20210108 WA0062
Front Papua Tolak Otsus saat gelar aksi demo di Jalan kota Sorong, Papua Barat. Jumat 08 Januari 2021 [Foto: jersy]
Orasi yang berlangsung, tidak terlihat pengamanan ketat yang dilakukan aparat kepolisian maupun TNI, para pendemo dibiarkan berorasi selama dua jam lebih. Sempat juga terjadi kemacetan di ruas jalan Ahmad Yani namun polisi lalu lintas yang bersiaga bertindak cepat menormalkan kembali arus lalu lintas. Sebelum sholat Jumat para pendemo lebih dulu membubarkan diri untuk menghormati umat muslim yang melaksanakan sholat. [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.