Hasil CPNS 2018 Versi Daerah Polisi Periksa 3 Orang Saksi Dari BKPSDM Raja 4  1 IMG 20210219 WA0024
Kasat Reskrim, AKP. Nirwan Fakaubun SIK [Foto: dema]
Metro

Hasil CPNS 2018 Versi Daerah Polisi Periksa 3 Orang Saksi Dari BKPSDM Raja 4 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, BeritaAktual.co Terkait Hasil Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 versi daerah, satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) polres Raja Ampat melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Raja Ampat, yakni kepala dinas BKPSDM dan dua kepala bidang. Kamis, 18/02/2021. 

Kasat Reskrim, AKP. Nirwan Fakaubun SIK Kepada media di halaman Mapolres Raja Ampat membenarkan hal itu, dikatakan Nirwan bahwa penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang berasal dari BKPSDM kabupaten Raja Ampat. “Pemeriksaan yang berlangsung dari pagi hingga sore, dari hasil pemeriksaan dugaan unsur pidana belum ada, namun untuk diketahui bahwa penyidik masih melanjutkan pemeriksaan tambahan terhadap saksi lain,” ujarnya. 

Kata Nirwan, sebelum tiga orang tersebut diperiksa penyidik sudah memeriksa ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda), dan keterangan yang disampaikan ketua Panselda kepada penyidik bahwa sendiri pun tidak mengetahui adanya laporan dalam setiap tahapan hingga pada terlaksananya tes seleksi CPNS formasi 2018. “Itu yang dikatakan ketua panselda kepada penyidik, serta pernyataan yang  disampaikan selaku penanggung jawab bupati, wakil bupati, inspektorat, ketua panselda membawahi seluruh anggota dari (BKPSDM), bahwa tidak ada pelaporan terkait tahapan seleksi CPNS 2018, padahal yang berhak adalah ketua panselda,” kata Nirwan. 

Masih dalam keterangan ketua panselda, kata Nirwan sesuai hasil keterangan pemeriksaan yang disampaikan ketua panselda itu, pelaksanaan tes tahapan seleksi yang diselenggarakan pada bulan Maret hingga Mei 2019 tidak pernah ada laporan dari sekretaris panselda dalam hal ini kepala BKPSDM dan anggotanya. “Begitu juga dengan seleksi administrasi, juga tidak dilaporkan oleh sekretaris panselda ke kepala BKPSDM, Zainuddin Ihamahu kemudian jumlah yang mendaftar sekitar 2000 orang pencakar sudah mendaftar, namun ada beberapa orang  tidak hadir saat memasuki masa tes, yakni tes kompetensi dasar dan kompetensi bidang,” terang Nirwan. 

“Jadi keterangan ketua (panselda) mulai dari pendaftaran, hingga masa tes terdapat ada 100 orang yang tidak hadir padahal sudah mendaftar, bahkan tes berjalan selama hampir 3 bulan sejak (Februari-Maret 2019), hingga pada hasilnya yang diumumkan pada bulan Juni 2020, namun ditunda. Penundaan pengumuman hasil CPNS formasi 2018, menurut kepala BKPSDM keputusan ada pada ketua panselda, hal itu dikatakan yang bersangkutan saat penyidik melakukan pemeriksaan sebagai saksi,” ujar Nirwan. 

Nirwan menambahkan, pihaknya akan terus melaksanakan tahapan pemeriksaan terhadap ketua panselda dan kepala BKPSDM selaku sekretaris, serta anggota panitia seleksi CPNS formasi 2018. Karena disini ada pernyataan yang tidak sesuai alias tidak sinkron. Setelah itu sambung dia, penyidik juga saat melaksanakan pemeriksaan, telah disampaikan oleh kepala BPKSDM bahwa hasil CPNS formasi 2018 yang dikeluarkan dari panitia seleksi nasional (panselnas) pada bulan Juni 2020, ada perintah dari ketua panselda untuk tidak diumumkan dengan alasan menjaga situasi daerah. 

“Dari para saksi yang memberikan keterangan saat dilakukan pemeriksaan, penyidik menyimpulkan bahwa telah terjadi miskomunikasi, hingga kini penyidik masih mencari keberadaan operator/admin atas nama admin Yani. Sebab dari keterangan para saksi, mengarah kepada operator sebagai penginputan nama-nama hasil kelulusan, disebutkan juga bahwa yang sebenarnya mengetahui hasil CPNS formasi 2018 hanya 2 orang yaitu operator/admin dan kepala bidang pengembangan dan mutasi. Pada prinsipnya kami melaksanakan pemeriksaan, sebab reskrim sebagai penegakkan hukum, juga sebagai pelayanan publik,” tutupnya [drk]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.