Akibat Laka Tunggal, Warga Klademak Blokade Jalan Ahmad Yani Kota Sorong  1 IMG 20210222 WA0005
Akibat kecelakaan tunggal, warga blokade dan membakar ban ditengah jalan kaldemak kota Sorong Minggu malam, 21 Februari 2021. [Foto: jersy]
Metro

Akibat Laka Tunggal, Warga Klademak Blokade Jalan Ahmad Yani Kota Sorong 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co – Sekelompok warga yang berada di jalan Ahmad Yani klademak tepatnya di depan kantor PLN kota Sorong, Papua Barat Minggu malam, 21 Februari 2021 melakukan aksi blokir jalan dengan cara membakar ban bekas dan kayu di tengah jalan. 

Aksi blokade jalan ini dipicu meninggalnya seorang warga bernama Ricky Jefri Karet di kawasan tersebut akibat kecelakaan tunggal yang terjadi pada minggu pagi. Korban yang melaju dari arah kilo menuju kampung baru mengalami kecelakaan di jalan Ahmad Yani tepatnya di depan perumahan Dokarim, korban sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong. Lantas keluarga korban menduga korban meninggal bukan karena kecelakaan tetapi akibat dianiaya. 

Akibat aksi pemalangan jalan yang dilakukan warga ini, sempat mengganggu pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Para pengendara terpaksa memutar balik kendaraan mereka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Akibat Laka Tunggal, Warga Klademak Blokade Jalan Ahmad Yani Kota Sorong  4 IMG 20210222 WA0008
Aparat diturunkan guna melakukan negosiasi [Foto: jersy]
Kapolsek Sorong Kota, Kompol Salim Nurlili mengatakan, akibat insiden tersebut keluarga korban tidak menerima, ada dugaan dari mereka bahwa kecelakaan ini bukan semata-mata murni adalah kecelakaan namun penganiayaan. 

“Setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lapangan, tidak ada tanda-tanda kekerasan, kecelakaan tersebut murni kecelakaan tunggal! Adanya ketidakpuasan terhadap aksi ini, disebabkan karena mereka merasa yang bersangkutan meninggal akibat adanya penganiayaan namun sekali lagi kami bantah, itu tidak betul,” kata Kapolsek. 

Aparat kepolisian yang terjun ke lokasi langsung melakukan negosiasi untuk membuka blokade yang dipasang warga pada senin dini hari sekitar pukul 00.30 WIT, namun tidak berhasil. Saat jenazah korban diambil keluarga menuju rumah duka warga melakukan aksi bakar ban di ruas jalan ahmad yani depan SUPM kota Sorong, sebelumnya warga bakar ban cuma di halte depan PLN. [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.