Hermus Indou: Masa Jabatan Tiga Setengah Tahun Program Unggulan Daerah Dipercepat 1 IMG 20210226 WA0182
Caption : Bupati Manokwari Hermus Indou/istimewa
Metro

Hermus Indou: Masa Jabatan Tiga Setengah Tahun Program Unggulan Daerah Dipercepat

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan Jumat, 26 Februari 2021 resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Manokwari terpilih, Hermus Indou dan Edi Budoyo yang berlangsung di auditorium PKK Provinsi Papua Barat.

Usai dilantik, Bupati Manokwari terpilih Hermus Indou mengatakan, hal utama yang akan dilakukan yakni bersama-bersama dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi papua barat memutuskan mata rantai pandemi covid 19.

“Karena saat ini pandemi Covid-19  menjadi momok bagi seluruh rakyat tapi juga bangsa dan negara. Saya kira ini harus kita berantas, kita atasi, supaya masyarakat bisa menjalani kehidupan sebagaimana biasanya normal kembali, aktivitas ekonomi tetapi juga kehidupan sosial masyarakat bisa kembali normal,” kata mantan ketua KNPI Papua Barat dua periode ini, Jumat 26 Februari 2021.

Selanjutnya kata Hermus, akan dilakukan konsolidasi pemerintahan di kabupaten Manokwari, dalam hal ini akan melakukan evaluasi baik secara politik maupun pemerintahan, terkait kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada.

“Karena masa jabatan kita hanya tiga setengah tahun dan kita ingin berlari lebih cepat dengan beberapa program-program unggulan daerah, termasuk pembangunan  icon kota,” kata Hermus.

Hermus berharap, citra Manokwari sebagai ibu kota provinsi bisa dapat diperbaiki, karena diakui pemerintahan yang dipimpinnya tidak bisa bekerja dengan aparatur sipil Negara yang lemah.

“Kita ingin ASN kuat dan bisa bekerja dengan cepat dan pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan, tetapi juga citra kota ini sebagai ibukota Provinsi dan sebagai pusat peradaban di tanah Papua bisa dapat kita wujudkan,” terang Hermus.

Kemudian terkait dengan program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat, dirinya memastikan akan menjadi prioritas, termasuk pelayanan pendidikan dasar,  kesehatan, dan juga pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Kita ingin melihat Manokwari masyarakatnya bisa hidup mandiri dan bisa menghasilkan sesuatu bagi diri mereka sendiri,” harapan Hermus.

Selain itu, Hermus menyampaikan di masa kepemimpinan nanti perlu adanya keterbukaan informasi publik, dan hal itu merupakan bagian dari implementasi konsep Negara demokrasi.

“Keterbukaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dalam hal ini pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga pengelolaan pemerintahan dalam aspek yang lain, kita ingin masyarakat bisa mengetahui perkembangan-perkembangan pemerintahan dalam pembangunan  yang diselenggarakan oleh pemerintah dan juga kegiatan-kegiatan kemasyarakatan,” ungkapnya.

Hermus menambahkan, meskipun banyak hal sudah dikerjakan oleh pemerintah, namun akibat kurangnya keterbukaan Informasi publik, membuat persepsi masyarakat bahwa pemerintah belum mengerjakan banyak hal.

“Keterlibatan media dan pers diberikan tempat yang selayaknya. Mereka (pers) akan menjadi mitra strategis pemerintah yang kemudian menjadi corong pemerintah untuk bisa menyampaikan informasi dua arah dari rakyat kepada pemerintah dan sebaliknya pemerintah kepada masyarakat,” pungkasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.