Binaan Pertamina, Abon Tuna Masohi Naik Kelas Secara Progresif 1 IMG 20210301 WA0068
Caption : Binaan Pertamina, Jadikan UKM Abon Tuna Masohi Naik Kelas Secara Progresif/istimewa
Metro

Binaan Pertamina, Abon Tuna Masohi Naik Kelas Secara Progresif

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA, BeritaAktual.co PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan cukup banyak membina usaha kecil yang mengolah produk produk lokal inisiatif dan kreativitas yang tinggi, bahan produk lokal tersebut disulap menjadi produk dengan daya jual sangat tinggi. Seperti Masohi Shop salah satu mitra binaan Pertamina yang berkecimpung pada pengolahan produk lokal Abon Tuna Masohi melalui kreativitasnya sehingga harga jual naik kelas secara progresif.

Pemilik UKM G&R Masohi Shop, Irnawati Lanuru menuturkan, dengan hasil sumberdaya ikan di kota Masohi, Provinsi Maluku sangat melimpah, ditambah sedikit sentuhan kreativitas dari orang orang yang andal hingga bisa meningkatkan harga jual.

“Akhirnya usaha ikan abon Masohi bisa naik kelas, karena memproduksi abon ikan tuna yang ada di kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah itu, dengan turut memberdayakan masyarakat sekitarnya,” ujar Irna. Senin , 1 Maret 2021.

Lebih lanjut Irna menjelaskan, yang membuat produknya terasa gurih, daging ikan tuna segar yang ditangkap dari perairan Maluku langsung diolah menjadi abon yang lezat. Untuk memenuhi selera masyarakat, ia juga membuat produk abon ikan tuna dengan dua varian rasa yaitu, original dan pedas, dengan begitu produk ini bisa dinikmati semua kalangan usia.

“Meski baru didirikan pada Januari 2020 lalu, usaha GnR Masohi Shop cukup berkembang pesat. Kini produknya sudah dipasarkan pada sejumlah minimarket dan swalayan di kota Ambon dan Bula,” ujarnya.

Menurut Irna, sejak ia memutuskan bergabung menjadi mitra binaan Pertamina, usahanya pun dapat dikatakan sudah semakin pesat dan laku keras di pasaran. Padahal sebelumnya, produknya hanya bekerja secara manual (rumahan), namun setelah dapatkan pinjaman dari Pertamina bisa membangun rumah produksi dan beli beberapa alat.

“Hal ini membuat kebutuhan akan pekerja pun ikut meningkat, dari awal dikerjakan semua sendirian, kini sudah ada 5 orang yang membantu. Hal ini menjadi cerminan SDGs poin 8 yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung perekonomian. Sebagai penerapan ESG di bidang sosial, saya berharap usaha ini makin berkembang dan menyerap banyak tenaga kerja,” tuturnya.

Meski usahanya masih terhitung seumur jagung, bersama Pertamina ia sudah mendapatkan banyak keuntungan seperti terpilih menjadi peserta Pertamina SMEXPO 2020 dan berlanjut pada program unggulan naik kelas yakni Pertamina UMKM Academy. Pada ajang inilah ia mendapat kemudahan untuk mengurus hak merek untuk produk produknya. “Terima kasih Pertamina,” pungkasnya.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto mengatakan, Pertamina akan mendukung pengembangan produk produk lokal seperti yang dilakukan Irnawati.

Ini dilakukan agar dapat mendukung kemajuan potensi ekonomi daerah hingga nasional bahkan luar negeri. “Pertamina akan terus berupaya menjadi mitra binaannya menjadi UKM naik kelas hingga Go Global,” jelasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.