Walikota Sorong: Pemkot Tidak Mewajibkan Warga Divaksin, Harus Keinginan Sendiri  1 IMG 20210304 WA0013
Walikota Sorong, Lambert Jitmau [Foto: jersy]
Metro

Walikota Sorong: Pemkot Tidak Mewajibkan Warga Divaksin, Harus Keinginan Sendiri 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Walikota Sorong, Lamber Jitmau mengatakan, terkait vaksinasi, pemerintah kota Sorong tidak mewajibkan masyarakat kota Sorong untuk di vaksin covid-19. Vaksinasi tersebut harus dilakukan atas keinginan masyarakat bukan karena paksaan. 

“Jika ada yang tidak ingin divaksin, pemkot sorong tidak akan memaksa agar divaksin,” kata Lambert di sela sela kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Aula Samusiret Rabu, 03/03/2021. 

Secara nasional kata Lambert, vaksin untuk masyarakat umum telah dimulai awal tahun 2021, masyarakat yang ingin divaksin akan mendapatkan vaksin covid-19 secara gratis. Meski demikian pemda kota Sorong tidak memaksa masyarakat untuk divaksin karena warga harus merenungkan sendiri manfaat vaksin, yang mana manfaatnya sudah diketahui semua pihak, warga kota Sorong termasuk wartawan. 

“Jadi saya pikir intinya hanya itu, kesadaran masing-masing. Kesehatan itu mahal, jadi dari pribadi harus ingin sehat dan ingin hidup,” terangnya.

Walikota Sorong: Pemkot Tidak Mewajibkan Warga Divaksin, Harus Keinginan Sendiri  4 IMG 20210304 WA0014
Kapolres Sorong kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan [Foto: jersy]
Sementara Kapolres Sorong kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan yang juga ikut divaksin tahap II mengakui efek samping yang dirasakan usai divaksin hanya rasa mengantuk. “Habis divaksin tidak merasakan efek samping lain yang dirasa selain rasa kantuk penyintas covid-19 ini,” terang Kapolres 

Kapolres juga mengajak masyarakat agar tidak ragu untuk divaksin covid-19 karena vaksin ini aman. “Penyintas itu datang dari antibodinya, sekarang dimasukan antibodinya lagi. Rasanya seperti disuntik biasa, sebelum di vaksin disampaikan efeknya kalau tidak ngantuk ya pegel-pegel, tapi untuk saya efeknya ngantuk saja, selebihnya biasa,” ungkapnya. 

Sejak Rabu/03/03/2021 pemerintah kota Sorong telah melakukan vaksinasi covid-19 tahap dua di Aula Samusiret kota Sorong terhadap ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru, anggota TNI-Polri,  tokoh agama, tokoh masyarakat, dan forkopimda serta wartawan ikut dalam antrian untuk mendapat vaksin tahap II tersebut. Terjadwal vaksinasi di kota Sorong akan berlangsung sejak Maret hingga April 2021 dengan target 1.600 (seribu enam ratus) pelayan publik. [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

One Reply to “Walikota Sorong: Pemkot Tidak Mewajibkan Warga Divaksin, Harus Keinginan Sendiri 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.