Kajari Pastikan Kasus Korupsi di Tambrauw Dan Kota Sorong Tetap Berlanjut 1 IMG 20210413 WA0099
Kajari Sorong, Erwin Saragih [Foto: jersy]
Metro

Kajari Pastikan Kasus Korupsi di Tambrauw Dan Kota Sorong Tetap Berlanjut

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sorong, Erwin Saragih memastikan penyelidikan dua kasus tindak pidana korupsi, yakni pengadaan puskesmas keliling di Dinas Kesehatan kabupaten Tambrauw dan dugaan korupsi pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) di pemda kota Sorong yang sementara ditangani akan tetap ditindaklanjuti. 

Pernyataan ini disampaikan Erwin sebagai penegasan sekaligus menepis opini publik bahwa Kejari Sorong tidak serius atau sengaja menghentikan penyelidikan kasus tersebut. “Kasusnya tetap akan kami lanjutkan, jadi jangan ada yang beropini bahwa kasus kasus tersebut sengaja kami hentikan,” kata Erwin. Selasa, 13 April 2021.

Menurut Erwin, pihaknya tidak main main dalam penyelidikan dua kasus korupsi yang sementara menjadi sorotan publik dua bulan terakhir, meski terkesan tidak terlalu mempublikasikannya ke publik lantaran pihaknya sengaja memberikan kesempatan kepada bagian pidana khusus (pidsus) untuk bekerja secara maksimal. 

“Namanya penyelidikan kalau kita terus publikasikan ke luar, maka penyidik tidak akan bekerja maksimal. Yang kedua, jangan ada pemikiran kami bermain-main! Kenapa tidak saya publikasikan ke publik semuanya, karena ini belum tuntas. Kalau saya sampaikan A sampai Z maka itu sudah bukan penyelidikan lagi, tapi sudah sidang. Saya minta bersabar dan ikuti saja. Saya pastikan tidak akan berhenti. Berhenti kalau tidak cukup bukti kita hentikan, SP3, tapi kalau ada bukti limpahkan ke pengadilan,” tegas Erwin. 

Hingga saat ini, Kejaksaan Negeri Sorong masih mengumpulkan bukti bukti terkait kasus dugaan korupsi pengadaan ATK di pemda kota Sorong tahun 2017 lalu. Kejari Sorong juga tidak akan berhenti menyelidiki kasus ini hingga menyeret pelakunya ke meja hijau namun, penyidikan akan dihentikan jika kejaksaan tidak memiliki cukup bukti untuk menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. [jersy]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.