Kajari Sorong: Penyelidikan Kasus ATK Tetap Lanjut 1 IMG 20210428 WA0042
Kajari Sorong, Erwin Saragih didampingi Kasi Pidsus, Khusnul Fuad [Foto: jersy]
Metro

Kajari Sorong: Penyelidikan Kasus ATK Tetap Lanjut

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong tetap melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi Alat Tulis Kantor (ATK) di Pemda kota Sorong tahun 2017 silam. Ini dibuktikan karena hingga Rabu sore, 28 April 2021 proses pemeriksaan saksi tetap berlanjut. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sorong, Erwin Saragih kepada awak media di ruang kerjanya membantah informasi yang beredar di masyarakat bahwa penyelidikan terhadap dugaan korupsi ATK pemda kota Sorong sengaja dihentikan.

“Proses penyelidikan kasus tersebut terus bergulir, namun masih sebatas pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kami minta masyarakat sabar dan tidak berpolemik terkait kasus ini,” kata Kajari. 

Kata Kajari, laporan yang disampaikan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terkait dugaan penghentian penyelidikan kasus dugaan korupsi ATK tersebut adalah sebagai bentuk perhatian mereka terhadap proses hukum yang sementara dilakukan penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sorong.

“Semua masih berproses untuk kasus ATK, masih dilanjutkan dengan pemeriksaan-pemeriksaan saksi dan biarlah dia berproses,” terang Kejari. 

Sementara itu, mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kota Sorong, HT dan Bendahara BPKAD, JR kembali dipanggil untuk menjalani pemeriksaan oleh bagian Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sorong. HT diperiksa di ruang staf tindak pidana khusus, sementara JR diperiksa di ruang kasi pidsus. Pemeriksaan keduanya terkait data tambahan pengadaan barang yang belum diserahkan. 

Kasi Pidsus, Khusnul Fuad menyampaikan, hingga kini pemeriksaan masih tetap berjalan. Sebelumnya 2 penyedia telah diperiksa, dan hari ini pihaknya telah melakukan panggilan terhadap mantan kepala BPKAD dan bendahara di BPKAD. 

“Sebagai wujud jawaban kami, teman-teman bisa lihat dari kemarin hingga sekarang proses pemeriksaan masih berjalan. Kemarin kami memeriksa dua penyedia, hari ini kami melakukan panggilan terhadap mantan kepala BPKAD dan bendahara di BPKAD. 

Menurut Fuad, dipanggilnya mantan kepala BPKAD dan bendahara di BPKAD kembali karena pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang lain pihaknya mendapat keterangan baru.

Sejauh ini kita butuhkan keterangan yang bersangkutan. Pada selasa 27 April 2021 kemarin kami juga meminta keterangan dari penyedia barang karena dalam pemeriksaan sebelumnya tim penyidik mendapatkan keterangan baru yang harus dikonfrontir kepada HT dan JR,” tutupnya. [jersy]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.