Mandacan: ASN Tetap Kerja di Kantor, Hentikan Perjalanan Dinas 1 20200317 205305
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan
Metro

Mandacan: ASN Tetap Kerja di Kantor, Hentikan Perjalanan Dinas

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Gubernur Papua Barat, Dominggus Madacan menegaskan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Provinsi maupun Kabupaten dan Kota tetap bekerja di kantor seperti biasa, namun perjalanan dinas ke luar daerah dihentikan sementara. Penegasan ini juga berlaku untuk pegawai swasta kontrak di Papua Barat.

“Untuk ASN tidak ada istilah kerja di rumah, semua kerja di kantor, dan semua kantor diwajibkan menyediakan cairan Desinfektan dan sabun cuci tangan. Apapun tugas yang dilaksanakan harus sesering mungkin cuci tangan, apa yang menjadi himbauan terkait virus Corona harus dilaksanakan tidak hanya dikantor saja namun di keluarga dan lingkungan sekitar,” jelas Gubernur. Selasa, 17 Maret 2020.

Gubernur juga mengimbau untuk yang sedang sakit, mohon menggunakan masker agar bakteri tidak menular kepada yang sehat, sehingga semua tetap laksanakan tugas dan menjaga kesehatan. Menurutnya, langkah ini diambil untuk mencegah masuknya virus corona ke Provinsi Papua Barat.

Lanjut dikatakan, bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hendak melakukan perjalanan dinas keluar daerah, agar dibatasi kalau bisa dihentikan sementara, apalagi harus melewati daerah yang terpapar virus corona.

“Saya minta ASN untuk hentikan perjalanan dinas keluar daerah. Kami tidak akan memberi izin untuk kegiatan perjalanan dinas. Ini untuk antisipasi jangan sampai pulang membawa bencana bagi yang di rumah atau kita di Papua Barat ini,” jelas Kepala Suku Besar Arfak ini.

Dalam rapat pertemuan yang membahas pencegahan covid-19 juga disepakati, siapapun pegawai yang saat ini sedang melakukan perjalanan dinas keluar daerah, kembali ke Kabupaten yang ada di Papua Barat wajib melakukan pengecekan kesehatan.

“Siapa pun pegawai yang saat ini sedang berada diluar Papua Barat wajib periksa kesehatan. Kita perlu lebih ketat dalam melakukan upaya pencegahan,” pungkasnya. [*/dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.