Batal Naik Pesawat, Calon Penumpang Ini Adu Mulut Dengan Petugas di Bandara DEO Sorong 1 IMG 20210508 WA0036 1
Calon penumpaang yang terlihat adu mulut dengan petugas di Bandara DEO Sorong [Foto: jersy]
Metro

Batal Naik Pesawat, Calon Penumpang Ini Adu Mulut Dengan Petugas di Bandara DEO Sorong

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Seorang calon penumpang yang akan kembali ke Jakarta usai menunaikan tugas di kota Sorong terlibat adu mulut dengan petugas di Posko Terpadu Percepatan Penanganan Covid-19 di Bandara Domine Eduard Osok (DEO), kota Sorong, Papua Barat. Sabtu siang, 08 Mei 2021.

Adu mulut ini terjadi karena saat penumpang yang diketahui bernama Lutfi ini bersama rekannya menunjukan dokumen perjalanan kepada petugas, namun dokumen perjalannya tidak divalidasi dan tidak disertai surat izin keluar masuk (SIKM). Petugas akhirnya tidak memproses dokumen Lutfi dan rekannya lantaran tidak disertai dokumen tersebut.

Emosi dokumennya ditolak, Lutfi dan rekannya memprotes sikap petugas yang tidak memberikan penjelasan terperinci kepada mereka calon penumpang, namun petugas hanya meminta calon penumpang mengecek surat edaran satgas penanganan covid-19 nomor 13 tahun 2021 tentang larangan mudik pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, sejak 6 hingga 17 Mei 2021 yang telah ditempelkan di samping posko terpadu.

Batal Naik Pesawat, Calon Penumpang Ini Adu Mulut Dengan Petugas di Bandara DEO Sorong 4 IMG 20210508 WA0039

Dengan terpaksa, Lutfi dan rekanya pasrah dan harus menjadwalkan ulang penerbangannya hingga hari ketiga larangan mudik. Disamping itu, Lutfi dan rekannya juga kebingungan tidak diperbolehkan berangkat sementara mereka tidak punya tempat tinggal lagi lantaran pekerjaan yang mereka tangani di Sorong sudah selesai.

“Kita masih bingung juga gimana nih, disini saya tidak punya tempat tinggal. Mau bertahan disini juga kita bingung makanya saya mau perjuangkan dulu karena gimana yah, surat-surat dan syarat-syarat sudah lengkap cuman tinggal SIKM,” terang Lutfi.

Batal Naik Pesawat, Calon Penumpang Ini Adu Mulut Dengan Petugas di Bandara DEO Sorong 5 IMG 20210508 WA0040
ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Sorong, Herlin Sasabone [Foto: jersy]
Sementara, ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Sorong, Herlin Sasabone menyayangkan alasan sejumlah penumpang yang mengaku tidak mengetahui syarat-syarat jika akan bepergian ke satu daerah di tengah larangan mudik nasional ini. Karena menurut Herlin, surat edaran larangan mudik sudah dikeluarkan jauh-jauh hari sebelum larangan mudik diberlakukan.

“Ini yang kita sayangkan! Sebenarnya begini surat edaran yang dikeluarkan oleh satgas nasional nomor 13 tahun 2021, yang menjelaskan tentang persyaratan yang harus dilengkapi pelaku perjalanan pada saat peniadaan mudik. Jadi sangat disayangkan kalau dia bilang tidak mengetahui soal itu. Ini kan aturan nasional yang sementara kita jalankan di daerah,” kata Herlin.

Hingga hari ketiga larangan mudik nasional, terhitung sudah 7 calon penumpang yang tidak diberangkatkan dari Bandara Domine Eduard Osok kota Sorong karena tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan. Aktivitas di Bandara Domine Eduard Osok Sorong juga terlihat sepi hanya beberapa penumpang yang masuk ke dalam terminal keberangkatan, sementara loket-loket dan penjualan tiket juga tutup. [jersy]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.