Langgar Prokes, Polisi Bubarkan Aksi Unjuk Rasa Berakhir Ricuh 1 IMG 20210719 WA0065
Metro

Langgar Prokes, Polisi Bubarkan Aksi Unjuk Rasa Berakhir Ricuh

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co –  Lantaran melanggar protokol kesehatan (prokes) ditengah pemberlakuan PPKM darurat, Polres Sorong kota membubarkan sekelompok massa yang berunjuk rasa di halaman Mapolresta Sorong di jalan Ahmad Yani nomor 1 kota Sorong Senin siang, 19 Juli 2021.

Massa yang berunjuk rasa menolak Otsus jilid II dan menuntut rekan-rakannya yang sebelumnya ditahan untuk segera dibebaskan itu tidak terima dibubarkan kemudian melempari polisi dengan batu hingga terjadi kericuhan. Polisi terpaksa bertindak represif karena massa menolak membubarkan diri padahal polisi sudah meminta mereka untuk segera membubarkan diri. Sempat juga terjadi adu mulut antara Wakapolres Sorong kota, Kombes Eko Yusmiarto dengan korlap aksi karena tidak kunjung bubar.

Anggota dalmas Polresta Sorong dengan sigap langsung membubarkan massa dan menghalau mereka hingga keluar area Mapolresta Sorong, massa yang tidak terima kemudian melempari anggota dengan batu. Polisi terpaksa menembakan gas air mata untuk membubarkan massa, 2 orang yang diduga koordinator aksi diamankan di Mapolresta Sorong.

Langgar Prokes, Polisi Bubarkan Aksi Unjuk Rasa Berakhir Ricuh 4 IMG 20210719 WA0063
Polisi membubarkan massa aksi [Foto: JAS]
Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan mengatakan, pembubaran massa ini untuk menekan penyebaran virus corona yang semakin tinggi di kota Sorong.

“Tadi sudah kita imbau untuk tidak aksi namun memaksa kan? Sengaja memang kita bubarkan dan kita amankan tadi dua oknum ke polres supaya nanti tidak berkembang. Hanya itu saja kok kita pertimbangan karena kesehatan tidak ada pertimbangan lain. Silahkan untuk menyampaikan aspirasi hanya karena ini memang lagi pandemic covid, lonjakan kasusnya luar biasa di kota Sorong,” kata Kapolresta. Senin, 19 Juli 2021.

Peristiwa ini sempat membuat arus lalu lintas di sepanjang jalan Ahmad Yani depan Polresta Sorong macet total. Kendaraan yang akan melintas diminta putar arah sejumah toko dan bank di sekitar Mapolresta Sorong terpaksa tutup lebih awal dan memulangkan karyawannya karena takut terjadi aksi susulan.

Polisi kemudian menyisir jalan Ahmad Yani dengan menggunakan mobil anti huru hara guna menghalau massa yang masih berkumpul. Setelah dipastikan tidak ada lagi kerumunan massa polisi kemudian menormalkan kembali arus lalu lintas di jalan Ahmad Yani dan Basuki Rahmat. Kini kondisi kota Sorong kembali normal. [jas]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.