Beda Hanya Kodrat, Kesetaraan Gender Laki-Laki Dan Perempuan Harus Adil 1 IMG 20210812 WA0073
Kegiatan pelaksanaan kegiatan sosialisasi kebijakan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender [Foto: ARY]
Metro

Beda Hanya Kodrat, Kesetaraan Gender Laki-Laki Dan Perempuan Harus Adil

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktul.co Secara rasional dan sistematis, Pengurustamaan Gender merupakan capaiaan kesetaraan dan keadilan dalam aspek kehidupan manusia melalui perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi seluruh kebijakan program serta kegiatan yang memperhatikan  permasalahan perempuan dan laki-laki di berbagai bidang kehidupan pembangunan nasional. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden nomor: 9 Tahun 2000.

Demi menyelaraskan hal tersebut, kurang lebih 30 peserta mengikuti kegiatan sosialisasi kebijakan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) termasuk Perencanaan Penganggaran Responsif Gender ( PPRG) yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sorong bertempat di ruang Serbaguna Hotel Aquarius jalan Nangka, kelurahan Malawele, distrik Aimas Kabupaten Sorong Papua Barat. Kamis, 12 Agustus 2021.

Dengan mengenakan seragam Batik Papua Kepala Dinas P2KBP3A, Ferry Fatem dalam sambutanya dihadapan Wakil Bupati Sorong Suka Harjono,S. Sos, M.Si menyampaikan manfaat PUG harus diselaraskan ditengah masyarakat umum, yakni apakah laki-laki dan perempuan dapat mengakses secara adil (setara) dalam mendukung pelaksanaan pembangunan termasuk dalam proses pengambilan keputusan.

“Sumber daya manusia laki-laki maupun perempuan dan kewajiban serta peran dan tanggung jawab yang sama sebagai bagian internal dalam refleksi pembangunan daerah sehingga dapat berkembang secara optimal dalam kesetaraan gender sebagai perannya di tengah masyarakat,” ucapnya. Kamis, (12/08/21).

Menandai pembukaan pelaksanaan kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sorong Suka Harjono, S.Sos, M.Si dengan penabuhan tifa sebanyak 5 kali. “Kegiatan pelaksanaan kegiatan sosialisasi kebijakan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender termasuk Perencanaan Penganggaran Responsif Gender yang digelar oleh  Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Sorong saya buka secara resmi, sesuai ala adat Papua,” tandasnya sambil menabuh tifa di depan podium. [ary]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.