Kota Sorong Belum Terapkan Wajib Vaksin Untuk Pengunjung Pusat Perbelanjaan 1 Screenshot 20210813 112243 Gallery 1
Salah satu pusat perbelanjaan di kota Sorong [Foto: JAS]
Metro

Kota Sorong Belum Terapkan Wajib Vaksin Untuk Pengunjung Pusat Perbelanjaan

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Pemda kota Sorong belum memberlakukan wajib menunjukan kartu vaksin saat pengunjung akan masuk pusat-pusat perbelanjaan, seperti yang diberlakukan di beberapa kota di indonesia. Namun wajib menunjukan kartu vaksin tetap berlaku wajib bagi pelaku perjalanan.

Walikota Sorong, Lambert Jitmau ketika dimintai tanggapannya mengenai aturan ini, sontak kaget bahkan balik bertanya ke awak media siapa yang mengeluarkan aturan tersebut. Dikatakan Walikota, aturan sebelum masuk pusat perbelanjaan yaitu dengan menunjukan kartu vaksin belum berlaku di kota Sorong.

Kota Sorong Belum Terapkan Wajib Vaksin Untuk Pengunjung Pusat Perbelanjaan 4 IMG 20210813 WA0009
Walikota Sorong, Lamber Jitmau saat mengunjungi pusat pusat perbelanjaan di kota Sorong [Foto: JAS]
“Kenapa begitu e, siapa yang kasih aturan itu? bukan saya melarang tapi persoalan kembali kepada rakyat karena ini menyangkut kesehatan pribadi, hak pribadi setiap warga masyarakat, warga kota dan warga negara. Yang saya khawatirkan begini, dipaksakan orang vaksin tapi kalau ada sakit bawaan bisa tutup mata (meninggal). Saya memberikan imbauan masyarakat bisa vaksin tapi saya tidak paksakan apalagi yang ada sakit bawaan bisa fatal, nanti masyarakat bisa kembali kejar saya itu,” kata Walikota. Jumat, 13 Agustus 2021.

Walikota mengisyaratkan tidak akan memberlakukan aturan tersebut di kota Sorong. Walikota juga menekankan, pemkot tidak akan mewajibkan warga kota Sorong untuk divaksin, semua kembali ke masyarakat, namun pemkot tetap mengimbau warga kota Sorong untuk segera divaksin covid-19 demi menciptakan kekebalan kelompok atau Herd Immunity.

“Pemkot tidak mewajibkan warga kota Sorong untuk divaksin, takut jika ada warga yang mengalami efek samping usai divaksin kemudian kembali menuntut pemda kota Sorong. Masalahnya adat di tanah Papua beda dengan daerah lain di indonesia, Papua ini terkenal dengan denda adatnya,” tutupnya. [jas]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.