Kontak Senjata di Aimas, Ini Penjelasan Kapolres Sorong 1 IMG 20210920 WA0050
Kapolres Sorong, AKBP Iwan Manurung [Foto: ary]
Metro

Kontak Senjata di Aimas, Ini Penjelasan Kapolres Sorong

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co – Penangkapan terhadap delapan (8) orang terduga penyerangan di Posramil Kisor, kabupaten Maybrat pada Senin, 20 September pukul 04.30 WIT dini hari di salah satu penginapan di Kabupaten Sorong Papua Barat menjadi isu simpang siur ditengah masyarakat sekitar termasuk beredarnya terjadi kontak senjata saat penangkapan.

Kapolres Sorong, AKBP Iwan Manurung Senin, 20 September 2021 siang menerangkan bahwa penangkapan delapan orang terduga tersebut dilakukan sesuai prosedur tetap (protap) yang berlaku di kepolisian. Kapolres juga menegaskan bahwa tidak ada kontak senjata yang terjadi dilapangan saat penangkapan delapan orang itu.

Menurut Kapolres, ia sempat kaget saat mengetahui adanya isu kontak senjata yang terjadi di wilayah hukumnya. “Apa Kontak Senjata” sambil mengerutkan dahi Kapolres menyampaikan bahwa tidak ada kontak senjata, dirinya mengaku belum menerima laporan adanya kejadian seperti yang beredar di tengah masyarakat. Bahkan sampai saat ini saya belum mendapat informasi tersebut, tidak ada itu kontak senjata, itu tidak ada,” tegas Kapolres Sorong. Senin, 20 September 2021.

Sebelumnya, kedelapan orang tersebut ditangkap di salah satu penginapan di jalan Nangka Aimas, Kabupaten Sorong Papua Barat oleh Tim Gabungan TNI- Polri. Penangkapan ini berdasarkan pengembangan yang dilakukan tim gabungan dan telah berhasil mengendus keberadaan sejumlah orang yang berupaya sembunyi di kota/kabupaten Sorong.

Penangkapan dilakukan sekitar kurang lebih pukul 04.30 WIT oleh tim gabungan dan digiring ke Polres Sorong untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan 7 orang terduga dilepaskan karena tidak terlibat dalam penyerangan yang terjadi di Posramil Kisor, sedangkan satu diantaranya berinisial EF (23) masih ditahan untuk diperiksa secara intensif karena diduga terlibat dalam kasus penyerangan di Posramil Kisor Kabupaten Maybrat. [ary]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.