Pangdam XVIII/Kasuari: Bersama Kita Bangun Tanah Papua Penuh Kedamaian 1 IMG 20210920 WA0057
Pangdam XVIII/Kasuari bersama masyarakat adat di Kantor Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Saireri Manokwari, Provinsi Papua Barat. [Foto: istimewa]
Metro

Pangdam XVIII/Kasuari: Bersama Kita Bangun Tanah Papua Penuh Kedamaian

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan, Tanah Papua adalah warisan dari leluhur yang harus dijaga bersama sama dengan penuh kedamaian, saling mengasihi, mencintai karena manusia adalah ciptaan tuhan. Tugas kita melanjutkannya.

“Tugas saya disini adalah menjaga stabilitas keamanan, kita di sini sudah hidup dengan saling mengasihi mencintai, kita manusia adalah ciptaan tuhan yang boleh mengambil nyawa hanyalah Tuhan,” ujar Pangdam saat menghadiri kegiatan bersama masyarakat adat di Kantor Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Saireri Manokwari, Provinsi Papua Barat, Senin (20/09/2021).

Pangdam yang juga sebagai anak adat Man Warren Saireri yang dikukuhkan saat menjabat sebagai Danrem di Biak – Papua, dalam acara tersebut ia semakin percaya diri, totalitas untuk bekerja di tanah Papua karena memiliki banyak saudara Papua. “Saya sebagai Man Warren Saireri sangat mendukung apa yang LMA akan terus kerjakan, karena langsung bersentuhan dengan adat. Adat budaya adalah peradaban tradisi dari para leluhur dan nenek moyang kita namun tidak boleh statis harus dinamis mengikuti perkembangan zaman,” ucapnya.

Pangdam juga mengimbau kepada para tokoh tokoh Papua agar serta merta mengajak anak-anak, pemuda untuk tidak berkonflik karena endingnya hanyalah penderitaan, kesengsaraan dan kedukaan, karena membangun tanah Papua ini harus dengan penuh kedamaian. Lebih lanjut Pangdam menyampaikan, sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat, pastinya menginginkan Papua khususnya Papua Barat yang merupakan bagian dari Indonesia yang dicintai ini akan terus tegak berdiri dan berdaulat.

“Kita harus percaya diri agar mandiri dalam menjaga, mengelola dan melestarikan kekayaan alam yang luar biasa ini, melalui kerja keras bersama yang diiringi inovasi dan kreativitas, sebagai wujud rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. Sebagai syaratnya, persatuan dan kesatuan bangsa harus dijaga,” tuturnya.

Pangdam XVIII/Kasuari: Bersama Kita Bangun Tanah Papua Penuh Kedamaian 4 IMG 20210921 1
Pangdam Kasuari bersama masyarakat LMA Manokwari, Papua Barat [Foto: istimewa]
Kata Pangdam, dengan menjaga nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, terbukti menjadi pemersatu bangsa Indonesia hingga saat ini, hal tersebut harus terus digali, tanamkan, dipupuk dan dipelihara untuk selanjutnya diwariskan kepada generasi berikutnya. “Kita harus percaya diri agar mandiri dalam menjaga, mengelola dan melestarikan kekayaan alam yang luar biasa ini, melalui kerja keras bersama yang diiringi inovasi dan kreativitas, sebagai wujud rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. Sebagai syaratnya, persatuan dan kesatuan bangsa harus dijaga,” ujarnya.

“Saya meyakini, bahwa nilai-nilai luhur ini tidak akan lekang termakan oleh waktu. Pancasila akan selalu relevan sepanjang masa untuk menghadapi setiap perubahan situasi apapun, guna mengawal tetap kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia termasuk di Papua Barat,” tambahnya lagi.

Di saat yang sama, Ketua Harian LMA Saireri, Franky Umpain mengemukakan harapannya, generasi muda dan kepala suku dapat duduk bersama dalam merancang Papua Barat yang lebih baik kedepan. “Terima kasih, ini mimpi kami bahwa temu adat ini harus berjalan, karena  Man Warren Saireri bersama Kepala suku besar Arfak sudah memulai merajut sebuah kenyamanan untuk menjaga kebangsaan kita dan semoga jangan berhenti sampai di sini,” tandanya.

Kembali, Pangdam juga menyinggung masalah penanganan Covid-19 di Papua Barat, ia mengapresiasi seluruh tokoh-tokoh di Papua Barat karena bekerjasama untuk memerangi wabah sehingga kasus Covid-19 di Papua Barat menurun. “Jika kita bersatu dalam satu visi dan tujuan, maka semua tantangan itu dapat kita atasi. Karena itu, sinergi di antara kita, antar lembaga pemerintah dan seluruh komponen masyarakat menjadi kunci kekuatan kita dalam menghadapi tantangan tersebut,” tandasnya.

Diakhir acara Pangdam menyerahkan bantuan kepada LMA Papua Barat yang diterima langsung oleh Franky Umpain selaku ketua LMA. Acara tersebut dihadiri Gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan yang juga sebagai Kepala Suku Besar Arfak, para pejabat Kodam, tokoh masyarakat adat, tokoh agama, tokoh pemuda serta tokoh perempuan masyarakat adat Saireri. [ary]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.