Pacu Produk UMKM, Jangan Lupa Siapkan Penampungnya 1 IMG 20210922 WA0072
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dapil Papua Barat, Rico Sia [Foto: SONIA]
Metro Nasional

Pacu Produk UMKM, Jangan Lupa Siapkan Penampungnya

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA, BeritaAktual.co Upaya menumbuhkembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi langkah yang tepat dalam usaha memacu sektor UMKM sebagai penopang ekonomi nasional.

Namun yang sering dilupakan adalah di saat kita mendorong agar pelaku UMKM berproduksi hingga mencapai kuantitas yang diinginkan untuk diekspor ataupun dijual secara lokal, yang terjadi adalah mereka tidak bisa menjual hasil produksinya lantaran terkendala tidak tersedia tempat penjualan atau penampungan.

Ini sebagaimana disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rico Sia, saat mengikuti Rapat Kerja Komisi VII DPR dengan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Rabu 22 September 2021.

Dikatakan Legislator NasDem dari Dapil Papua Barat itu, bahwa yang patut diketahui adalah apabila memacu UMKM untuk berproduksi tanpa mempersiapkan dengan baik tempat penjualan atau penampungan hasil produksi, maka yang terjadi adalah UMKM tersebut akan memiliki hutang yang sangat besar meski bunganya kecil.

“Contoh di Dapil saya Papua Barat yang sangat jauh dari Jakarta sehingga dalam pemasaran mereka menemui kendala terutama di ongkos angkut yang mahal karena jauh mengakibatkan harga jual pun mahal,” terang Rico.

Oleh karena itu, Rico berharap penyediaan tempat penjualan atau penampungan hasil produksi bisa menjadi bahan pemikiran agar bagaimana caranya untuk bisa bekerja sama dengan kementerian lain dalam mencari solusi terkait UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, Kemenperin mendorong dan mengalokasikan anggaran lebih besar di kegiatan wirausaha baru. Ia juga menegaskan bahwa industri kecil menengah (IKM) mempunyai peran yang sangat penting.

“Kami mengupayakan sedemikian rupa agar industri kecil menengah bisa semakin banyak masuk menjadi supply Suplay Chain untuk industri-industri yang lebih besar, dan industri menengah bisa masuk ke industri besar. Kita tidak akan pernah berhenti mendorong agar industri kecil ini bisa naik kelas ke industri menengah dan dari industri menengah ke industri besar. Itu yang terus menerus kita upayakan,” tutupnya. [son/dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.