Selain Termegah di Papua Barat, Walikota Sorong Sebut Masjid Raya Al-Akbar Akan Jadi Ikon 1 Screenshot 20210929 182659 Gallery
Masjid Al-Akbar Kota Sorong Dalam Tahap Pembangunan. [Foto: JAS]
Metro

Selain Termegah di Papua Barat, Walikota Sorong Sebut Masjid Raya Al-Akbar Akan Jadi Ikon

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Walikota Sorong, Lambertus Jitmau ditemani ustad kondang, Muhammad Zacky bersama Forkopimda kota Sorong Rabu pagi, 29 September 2021 melakukan peletakan batu pertama pembangunan tahap ketiga Masjid Raya Al-Akbar kota Sorong yang beralamat di jalan Ahmad Yani, kota Sorong, Papua Barat.

Usai melakukan peletakan batu pertama, Walikota Sorong berjanji akan terus membantu pembangunan masjid ini hingga selesai karena pemerintah kota Sorong hanya akan membantu pembangunan rumah-rumah ibadah skala besar untuk menciptakan ikon baru di kota Sorong. Menurut Walikota, Masjid Al Akbar ini diperkirakan akan menjadi ikon kota Sorong, sekaligus menjadi masjid termegah di Papua Barat.

“Saya sudah sampaikan kepada ketua MUI dan ketua Klasis GKI, saya mungkin hanya memperhatikan jemaat di lingkungan Nasrani dan Muslim, saya tidak akan bantu lagi untuk rumah ibadah kecil. Saya hanya fokus ke mesjid raya, semoga menjadi ikon untuk Papua Barat,” terang Walikota.

Selain Termegah di Papua Barat, Walikota Sorong Sebut Masjid Raya Al-Akbar Akan Jadi Ikon 4 IMG 20210929 2
Peletakan batu pertama pembangunan Masjid- Al Akbar oleh Walikota Sorong, Lambert Jitmau didampingi Ustad M Zacky bersama Forkopimda. [Foto: JAS]
Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Akbar kota Sorong, Rahman menjelaskan pembangunan ketiga ini adalah pembangunan tahap lanjutan menyambungkan bagian dalam masjid dengan bagian depan masjid. Untuk dapat menyelesaikan pembangunan masjid al-akbar panitia masih membutuhkan dana sekitar Rp 43.000.000.000,- (empat puluh tiga miliar rupiah) lagi.

Untuk mendapatkan dana tersebut kata Rahman, salah satu upaya yang dilakukan panitia melalui MUI kota Sorong, yakni akan memberikan iuran kepada semua umat muslim kota Sorong sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) per tahun yang bisa dicicil jemaah, yang mana iuran tersebut tidak mengikat, dan hanya untuk jemaah yang tergerak hati untuk membantu pembangunan masjid al-akbar.

Selain Termegah di Papua Barat, Walikota Sorong Sebut Masjid Raya Al-Akbar Akan Jadi Ikon 5 IMG 20210929 3
Ribuan Jamaah nampak padati Masjid Al Akbar kota Sorong. [Foto: JAS]
“Masih ada kekurangan sekitar Rp 43.000.000.000,- lagi. Makanya kita panitia ini harus putar otak untuk mencarinya. Kita tidak mungkin berharap sepenuhnya dari pemerintah tapi dari umat juga. Ketua MUI menggagas, setiap keluarga umat muslim di kota Sorong satu keluarga satu juta rupiah per tahunnya. Ini tidak dipaksakan, yang mau saja. Harapan kita kalau warga muslim seluruh kota Sorong ini ada Rp 100.000 (seratus ribu) saja, berarti seratus miliar rupiah dalam satu tahun, kalau itu semua dilaksanakan,” pungkasnya.

Masjid Raya Al-Akbar kota Sorong dibangun diatas tanah hampir satu hektar, awalnya dibangun pada 13 Desember 1975 yang diinisiasi oleh tokoh-tokoh agama pada saat itu. Dalam perkembangannya hingga tahun 2010, Masjid Al Akbar pernah sekali direnovasi namun bersifat ringan.

Dapat menampung hingga 8.000 jamaah, Masjid Al Akbar yang digadang gadang sebagai Ikon kota Sorong ini nantinya akan terdiri dari 4 lantai dilengkapi dengan lift dan eskalator jika sudah rampung. Masjid Al Akbar juga ramah bagi para penyandang disabilitas, karena masjid ini menyediakan jalur dan tempat khusus bagi kaum disabilitas.

Diketahui, pembangunan Masjid Raya Al-Akbar Kota Sorong hingga tahap 3 diperkirakan menelan dana sebesar Rp70.000.000.000,- (tujuh puluh dua miliar rupiah). [jas]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.