Perbedaan Dalam Bingkai Persatuan Bersama Kodam XVIII/Kasuari 1 Screenshot 20211001 003425 Canva
[Foto: istimewa]
Metro

Perbedaan Dalam Bingkai Persatuan Bersama Kodam XVIII/Kasuari

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Bertempat dilapangan upacara Makodam XVIII/Kasuari, jalan Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat. Kodam XVIII/Kasuari menggelar acara Harmonisasi Papua Barat  bertema “Dengan Harmonisasi, Melalui Kearifan Lokal Papua Barat, Kita Tingkatkan Persatuan Dan Kesatuan Bangsa”, Rabu (29/9/21).

Pelaksanaan kegiatan tersebut dalam rangka partisipasi menyukseskan PON XX Papua yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT TNI Ke-76 yang turut dihadiri Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kapolda Papua Barat , Irjen Pol Tornagogo Sihombing, serta sejumlah perwakilan ormas dan paguyuban dari berbagai suku,ras dan agama.

Perbedaan Dalam Bingkai Persatuan Bersama Kodam XVIII/Kasuari 4 IMG 20211001 2
Partisipasi sukseskan PON XX Papua yang digelar di Kodam XVIII/Kasuari. [Foto: ist]
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) dalam sambutannya menegaskan untuk merapatkan barisan dalam mewujudkan harmonisasi diseluruh wilayah Papua Barat. “Kita disini diibaratkan seperti musik dan jika kompak semua alat instrumen akan mengeluarkan suara senandung yang merdu begitu juga jika semua kompak akan menjadi suatu wujud yang luar biasa”tegasnya.

Lebih jauh Pangdam mengingatkan Papua lahir dari jerih payah dan perjuangan nenek moyang saat mempertaruhkan jiwa raga melawan bangsa penjajah,kiranya sejarah tersebut dapat senantiasa mempererat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai bentuk menghadapi tantangan yang semakin dinamis.

“Harmonisasi Papua Barat ini mengandung maksud kita bersama dalam perbedaan, ada suku, ras, agama dan golongan yang berbeda bukan berarti musuh dan kita beragam dan bukan berarti kita harus seragam yang terpenting adalah berbeda namun bersama-sama membangun Tanah Papua Barat membangun Indonesia”,

Sementara itu Gubernur dalam sambutannya menuturkan Papua Barat bagian dari Indonesia adalah rumah kebhinekaan dimana dalam rumah ini tinggal semua suku, agama, ras, adat, budaya dan seni yang diterjemahkan dalam tugas dan tanggung jawab masing-masing. [ary]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.