Lambert Jitmau: J.A Jumame Sosok Cerdas, Bandara Dan Sejumlah Distrik Beliau Yang Beri Nama 1 IMG 20211104 WA0042
Prosesi pemakaman mantan Walikota Sorong, J.A Jumame di TMP kota Sorong. [Foto: JAS]
Metro Daerah

Lambert Jitmau: J.A Jumame Sosok Cerdas, Bandara Dan Sejumlah Distrik Beliau Yang Beri Nama

Bagikan berita ini

SORONG, BeritaAktual.co – Walikota Sorong, Lambertus Jitmau mengakui sosok almarhum J.A Jumame adalah sosok yang cerdas dan pekerja keras serta menjunjung tinggi kearifan lokal dan adat istiadat terutama saat memberi nama Domine Eduard Osok (DEO) sebagai nama Bandara di Sorong dan sejumlah nama distrik dan kelurahan di kota Sorong.

Hal ini disampaikan Walikota saat memberikan sambutan pada pelepasan jenazah almarhum di Gedung Lambertus Jitmau Kamis siang, 04 November 2021.

Lambertus jitmau mengisahkan kenangannya bersama almarhum saat memindahkan bandara dari pulau Jefman ke Sorong daratan. Menurut Lambert dirinya sempat tidur berhari-hari di rumah almarhum di jalan Burung Kurana untuk bertukar pendapat tentang nama yang cocok untuk bandara yang akan dibangun di Sorong daratan.

Saat itu kenang Lambert, ia mengusulkan nama J.A Jumame sebagai nama bandara Sorong, namun almarhum yang kala itu menjabat sebagai walikota Sorong menolak namanya menjadi nama bandara Sorong. Malah beliau mengusulkan nama pendeta Domine Eduard Osok sebagai nama bandara Sorong karena pendeta osok dianggap berjasa membawa injil masuk ke tanah MOI, akhirnya bandara Sorong diberi nama bandara Domine Eduard Osok sampai sekarang.

“Menyangkut pemberian nama Domine Eduard Osok, saya dengan beliau tidur di rumahnya berhari-hari untuk memberikan nama bandara DEO. Saya punya pendapat lain, beliau punya pandangan lain. Saya tetap prinsip bandara itu harus bernama Drs. J. A. Jumame! dan beliau tetap berprinsip bandara itu bernama seperti sekarang. Terjadi perdebatan berkepanjangan, terakhir beliau sampaikan, adik ingat di orang punya tanah, ingat di orang punya dusun, adik menghargai, adik menghormati nama Domine Eduard Osok, putra Moi yang pertama kali membawa terang yang ajaib di Tanah Moi,” kenang Lambert.

Selain itu tambah Lambert, almarhum juga menjadi inisiator pemekaran distrik-distrik dan kelurahan-kelurahan di kota Sorong sekaligus memberi nama menurut bahasa suku MOI, seperti Klawuru, Klasabi, Klawalu, Klagete, Malaimsimsa dan lainnya. [jas]


Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.