Diduga Termakan Hoax Warga Kota Sorong Nekat Antri BBM di Semua SPBU  1 Antri BBM
Metro Daerah

Diduga Termakan Hoax Warga Kota Sorong Nekat Antri BBM di Semua SPBU 

Bagikan berita ini

SORONG, BeritaAktual.co – Kabar akan habisnya Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kota Sorong, Papua Barat, memaksa warga rela mengantri tanpa memperdulikan protokol kesehatan yang selalu diimbau pemerintah melalui sejumlah instansi terkait.

Isu “Kelangkaan BBM” yang diduga berkembang dengan cepat menjadi pemicu kepanikan warga yang sejak Jumat malam (5/11/21) hingga Sabtu pagi (6/11/21) rela mengantri di seluruh SPBU di kota dan Kabupaten Sorong. Bahkan antrian kendaraan roda 2 dan roda 4 di setiap SPBU hampir mencapai 2 kilometer panjangnya.

Diduga Termakan Hoax Warga Kota Sorong Nekat Antri BBM di Semua SPBU  4 IMG 20211106 WA0064
Warga kota Sorong, Nazarudin [Foto: JAS]
Warga kota Sorong, Nazarudin yang juga ikut mengantri BBM meminta Pertamina agar segera melakukan pasokan minyak ke seluruh SPBU, agar dapat memenuhi kuota pengguna bahan bakar terutama bagi pemilik kendaraan yang diantaranya bergantung untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seperti ojek, angkutan umum, rental mobil, para penjual sayur dan ikan keliling.

“Dari kemarin pagi saya lihat antrian panjang sekali. Semua kosong, Pertamax juga kosong, tapi orang antri saja, baik di kilo 9, jalan Ahmad Yani, Sorpus dimana-mana semua pada antri. Kalau bisa ya pasokan-pasokan BBM itu bisa dinormalkan lagi. Isunya sih sampai hari rabu minggu depan, tidak tahu besok gimana lagi,” ujarnya. Sabtu 06 November 2021 siang.

Sedangkan pengelola SPBU Amir menilai antrian di sejumlah SPBU di kota Sorong sudah tidak wajar, menurut dia diduga antrian ini terjadi karena warga termakan berita bohong bahwa akan terjadi kelangkaan BBM sampai Rabu pekan depan, sehingga memicu warga kota Sorong rela mengantri di semua SPBU di kota Sorong demi mendapatkan BBM.

Diduga Termakan Hoax Warga Kota Sorong Nekat Antri BBM di Semua SPBU  5 IMG 20211106 WA0065
Pengelola SPBU, Amir. [Foto: JAS]
Padahal kata Amir, pasokan BBM untuk semua jenis dari Pertamina setiap hari berjalan lancar. “Tangki sudah normal masuk, cuma karena masyarakat panik termakan berita hoax akibatnya begini. Biasanya orang masuk satu-satu, tapi karena termakan berita hoax kelangkaan bbm padahal sebenarnya normal, jadi mereka berbondong-bondong masuk, wajar kalau habis karena mereka langsung masuk ratusan ini,” terang Amir.

Sementara, PT. Pertamina Persero mengaku suply pendistribusian ke seluruh SPBU mengalami keterlambatan sehingga mengganggu regulasi penjadwalan yang sebelumnya telah diatur.

Pertamina juga meminta agar warga kota Sorong tetap tenang dan tidak melakukan panic buying karena stok BBM untuk kota Sorong aman, meski beberapa hari terakhir petugas di fuel terminal di kota Sorong sibuk mengatur stok dan distribusi karena ada kendala dalam rotasi kapal-kapal tankernya yang berlayar di wilayah Maluku dan Papua karena cuaca akhir-akhir ini sedang buruk mengakibatkan keterlambatan kedatangan kapal-kapal tersebut.

Agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat, anggota polisi terus menghimbau warga Sorong khususnya mereka yang sedang mengantri BBM dengan pengeras suara agar warga tidak khawatir, karena pasokan BBM di wilayah Sorong dalam kondisi aman. [jas]


Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.