Kejari Sorong Terima Berkas Penyerangan Posramil Kisor, 1 Pelakunya Ternyata Anak Dibawah Umur 1 IMG 20211112 WA0024
Metro Hukrim

Kejari Sorong Terima Berkas Penyerangan Posramil Kisor, 1 Pelakunya Ternyata Anak Dibawah Umur

Bagikan berita ini

SORONG, BeritaAktual.co – Kejaksaan Negeri Sorong pekan lalu telah menerima pelimpahan kasus penyerangan pos koramil Kisor dari penyidik Polres Sorong Selatan. Pelimpahan tiga berkas perkara tersebut disertai penyerahan empat tersangka, satu diantaranya anak berusia 14 tahun.

Kepada awak media Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Sorong, Eko Nuryanto Jumat, 12 November 2021 membenarkan adanya pelimpahan 3 berkas perkara tersebut. Kata Eko, salah satu berkasnya adalah anak inisial L (14), kemudian satu berkas lainya berisikan 3 orang dewasa, dan satu berkas lagi terdapat 3 orang dewasa jadi total 7 orang dalam 3 berkas yang dilimpahkan.

“Untuk perkara anak sendiri telah dinyatakan lengkap. Kemudian untuk perkara dewasa kami juga telah menyatakan sikap terhadap berkas perkara tersebut, dan sudah kami kembalikan ke penyidik karena berdasarkan hasil penelitian dari kami dan ekspose dengan tim dari Kejaksaan Tinggi Papua Barat. Jadi berkas perkara terhadap 6 orang dewasa kami kembalikan karena belum lengkap,” ujarnya.

Kejari Sorong Terima Berkas Penyerangan Posramil Kisor, 1 Pelakunya Ternyata Anak Dibawah Umur 4 IMG 20211112 WA0023
Kasi Pidum Kejari Sorong, Eko Nuryanto. [Foto: JAS]
Lanjut Eko, untuk berkas perkara dengan tersangka anak dibawah umur berinisial L, telah dinyatakan lengkap dan siap dilimpahkan ke Pengadilan, sementara dua berkas perkara dengan tersangka orang dewasa dikembalikan ke penyidik karena belum lengkap disertai petunjuk atau p-19, juga sesuai dengan berkas yang dilimpahkan oleh penyidik Polres Sorsel.

“Tersangka L dikenakan pasal 340 juncto pasal 55 KUHP atau 338 juncto pasal 55 KUHP, serta pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP/ dan pasal 351 ayat (3) KUHP juncto undang-undang sistem peradilan anak dengan ancaman hukuman untuk pasal utama adalah pidana mati atau seumur hidup. Namun karena tersangka adalah seorang anak sesuai Undang Undang sistem peradilan anak, pidananya hanya dikenakan setengah dari pidana maksimal,” terangnya.

Penyerangan yang dilakukan terhadap pos koramil Kisor, distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat terjadi pada Kamis 02/09/2021, sekitar pukul 03.00 WIT. Diperkirakan sekitar 50 orang melakukan penyerangan terhadap pos koramil Kisor. Akibat penyerangan tersebut 4 prajurit terbaik TNI AD gugur.

Rencananya pekan depan, berkas perkara dengan tersangka anak dibawah umur akan dilimpahkan ke pengadilan Negeri Sorong sambil menunggu petunjuk dari pengadilan dimana proses persidangan akan digelar. [jas]


Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.