Belum Dilantik Bupati Sejak 2019, Kepala Kampung Urbinasopen Datangi Polres Raja Ampat 1 PicsArt 11 17 01.48.32
Kepala kampung Urbinasopen, Frits Krey bersama masyarakat datangi Polres Raja Ampat. [Foto: David]
Metro Daerah

Belum Dilantik Bupati Sejak 2019, Kepala Kampung Urbinasopen Datangi Polres Raja Ampat

Bagikan berita ini

WAISAI, BeritaAktual.co – Kepala kampung Urbinasopen terpilih, Frits Krey Selasa (16/11/2021) mendatangi Polres Raja Ampat gun mencari keadilan karena sejak terpilih hingga saat ini dirinya belum dilantik sebagai kepala kampung di kampung Urbinasopen, distrik Waigeo Timur, kabupaten Raja Ampat. Kedatangan Frits bersama beberapa warga Urbinasopen diterima Satuan Intelkam Polres Raja Ampat, Polda Papua Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Kasat Intelkam Polres Raja Ampat, Susilo, SH menyampaikan dalam waktu dekat pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut ke pemerintah daerah (pemda) kabupaten Raja Ampat. “Nanti kita hadirkan kedua belah pihak antara bagian pemerintahan dan kepala kampung terpilih untuk proses mediasi,” terangnya.

Sementara Kepala Kampung, Frits Krey mengungkapkan, saat pemilihan kepala kampung serentak di kabupaten Raja Ampat pada tanggal 26 Agustus 2019 lalu hingga saat ini dirinya belum dilantik oleh Bupati.

Kata Frits, sebagai warga negara republik indonesia ia merasa berhak memperjuangkan haknya agar mendapatkan kepastian hukum sebagai kepala kampung terpilih dan segera dilantik sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku.

“Saya mengadu karena sampai dengan saat ini Bupati belum melantik saya sebagai kepala kampung terpilih,” ungkap Frits Krey kepada beritaaktual.co

Demikian Frits berharap Kapolres Raja Ampat secepatnya melakukan mediasi dan bupati agar mendapatkan titik terang terkait pelantikannya sebagai kepala kampung terpilih di Urbinasopen.

Tidak hanya itu tambah Frits, jika Bupati Raja Ampat belum melantiknya sebagai kepala kampung terpilih maka, dirinya akan membawa masa lebih besar untuk melakukan aksi demo di kantor pemda kabupaten Raja Ampat.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Pemda Kabupaten Raja Ampat. [dav]


Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.