Buka Pelatihan Kelompok Nelayan di Jefman, Wabup ORI: Saya Harap Tahun Depan TPI Difungsikan 1 IMG 20211120 WA0063
Wabup ORI serahkan bantuan perlengkapan alat nelayan ke salah satu nelayan di Jefman. [Foto: david]
Metro Daerah Wisata

Buka Pelatihan Kelompok Nelayan di Jefman, Wabup ORI: Saya Harap Tahun Depan TPI Difungsikan

Bagikan berita ini

WAISAI, BeritaAktual.co – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam membuka pelatihan alat tangkap ramah lingkungan bagi kelompok nelayan. Pelatihan yang digelar Dinas Perikanan Raja Ampat tersebut bertempat di Cool Storage Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kampung Jefman, distrik Salawati Utara, Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu (20/11/2021).

Sekedar diketahui, TPI di kampung Jefman belakangan ini terlihat tak ada aktivitas nelayan alias mubazir

Wabup Orideko I Burdam dalam sambutanya menyampaikan bahwa wilayah Raja Ampat mayoritas dikelilingi   laut yang umumnya adalah nelayan sehingga pelatihan tersebut dilaksanakan. Untuk menjaga laut Raja Ampat, nelayan harus mengetahui cara menangkap ikan dengan baik, agar ikan ikan kecil bisa berkembang dan dinikmati anak cucu kedepan.

Budaya tangkap ikan di Raja Ampat, kata ORI, sapaan akrab Orideko Iriano Burdam, salah satunya dengan menggunakan alat tradisional, yaitu alat tangkap sero, pancing, dan jaring yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan di kabupaten seribu pulau ini.

“Kalau sero ditata dengan baik ini bisa jadi spot wisata dan orang lebih memilih berwisata ke Jefman. Selain sero, mereka bisa membeli ikan segar, ” jelasnya.

Buka Pelatihan Kelompok Nelayan di Jefman, Wabup ORI: Saya Harap Tahun Depan TPI Difungsikan 4 IMG 20211120 WA0064
Sebanyak 8 Kelompok nelayan di Distrik Salawati Utara mengikuti pelatihan alat tangkap ramah lingkungan. [Foto: David]
Lanjut, menurut ORI Raja Ampat terdapat banyak ikan dan laut yang begitu luas dan berbeda dengan kota Sorong yang batas lautnya hanya sampai kepulauan Sop dan Ram, namun terkenal dengan perikanannya. “Biasa dong bilang kerbau yang punya susu tapi sapi yang punya nama. Kita punya hasil laut Sorong yang punya nama, “cetusnya.

Selain itu ORI secara tegas meminta dinas perikanan Raja Ampat agar ditahun depan TPI kampung Jefman sudah bisa difungsikan untuk menampung hasil laut nelayan di distrik salawati utara.

“Jadi ke depan TPI ini harus di fungsikan bapak ibu (nelayan), supaya tidak lagi menjual ikan ke Sorong. Nanti orang dari Sorong yang datang membeli ikan di Raja Ampat. Saya harap tahun depan TPI sudah bisa difungsikan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga berharap kepala kampung segera menggerakkan  kembali Badan usaha milik desa (Bumdes) guna membangkitkan perekonomian masyarakat Raja Ampat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten I Setda Kabupaten Raja Ampat, kepala kampung Jefman  Barat, Hasan Rubaha, kepala kampung Jefman Timur, Halek Rumansus, Plt kepala kampung persiapan pemekaran Jefman Barat Daya, Kabag Ekonomi Setda Raja Ampat, Iskandar, Kadispora, Herman Soor. [dav]


Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.