Cari Bibit Atlet, Kampung Jefman Buka Turnamen Sepak Bola Dan Voli 1 PicsArt 11 22 09.08.24
Kepala kampung Jefman Timur, Halek Rumansus dan Sekretaris Distrik Salawati Utara, Rahman menendang bola tandanya dibukanya turnamen sepak bola dan voli [Foto: DAVID]
Metro Daerah Olah Raga

Cari Bibit Atlet, Kampung Jefman Buka Turnamen Sepak Bola Dan Voli

Bagikan berita ini

JEFMAN, BeritaAktual.co – Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-93 tahun 2021, kampung Jefman Timur, kabupaten Raja Ampat buka turnamen sepak bola dan voli Senin (22/11/2021).

Sekretaris Distrik Salawati Utara, Rahman, S.IP didampingi kepala kampung Jefman Timur, Halek Rumansus mengatakan, turnamen ini diadakan agar generasi muda dapat mengembangkan bakat dan minat serta mempererat tali persaudaraan. Selain itu, tujuannya adalah menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba, serta meningkatkan kualitas bakat dibidang olahraga.

Kata Rahman, penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah, tetapi aparatur kampung juga berperan penting baik dalam melakukan penyuluhan sosial maupun mengadakan kegiatan kegiatan bermanfaat untuk warga. Menurut dia, kegiatan olahraga tak hanya untuk merebut juara, tetapi juga dapat melihat karakteristik maupun mental kedisiplinan seseorang.

“Turnamen ini juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di kampung Jefman. Saya mantan atlet balap motor pada Pra Pon sejak 2007 di Manado dan Bulukumba sehingga olahraga adalah suatu sarana menjanjikan,” terang Rahman. Senin (22/11/2021).

Rahman berharap, generasi muda yang memiliki bakat tak mengubur impiannya, dengan adanya turnamen ini para generasi muda kampung Jefman ikut berpartisipasi mengejar impiannya sebagai atlet sepak bola dan voli.

Sementara, ketua panitia turnamen yang juga mantan atlet sepak bola Liga I, Yulianus Mofu menyatakan, turnamen ini dilakukan setiap tahun berdasarkan keputusan kepala kampung nomor 1 tahun 2020 tentang pelaksanaan sumpah pemuda. “Masih banyak mata lomba yang ingin dilakukan tetapi keterbatasan dana sehingga membuat semua itu tertunda,” ungkapnya.

Kata Yulianus Mofu, turnamen ini tidak hanya digelar asal asalan tetapi maksud dan tujuan agar kedepan melahirkan bibit muda berbakat dari Salawati dan Batanta yang akan berkiprah di tingkat daerah maupun nasional.

“Jadi kegiatan ini bukan kita buat asal asal dan selesai begitu saja, namun untuk melahirkan pemuda yang berbakat dibidang olahraga,” tandasnya sembari berharap dengan adanya kegiatan olahraga seperti ini dapat menumbuhkan kekompakan dan rasa kebersamaan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dalam membangun daerah.

Yulianus Mofu juga memberi hormat kepada salah seorang mantan atlet sepak bola kelahiran pulau terapung (Doom) Richard Yewun yang hadir pada pembukaan turnamen tersebut. Tidak hanya itu, kedua mantan atlet tersebut saling peluk dan berjabat tangan menunjukan rasa persaudaraan mereka di hadapan tim sepak bola serta para tamu undangan lainya. [dav]


Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.