Berikut Kisah Herlina Gadis Yang Geluti Jualan Online Setelah Ortunya Meninggal Akibat Covid 1 PicsArt 11 25 07.30.02
Herlina gadis 17 tahun yang geluti jualan online [Foto: JAS]
Metro Pendidikan

Berikut Kisah Herlina Gadis Yang Geluti Jualan Online Setelah Ortunya Meninggal Akibat Covid

Bagikan berita ini

SORONG, BeritaAktual.co – Virus Covid-19 telah banyak merenggut korban jiwa, tak sedikit anak-anak terpaksa menjadi yatim piatu lantaran orang tuanya meninggal akibat terjangkit virus ini, salah satunya Herlina remaja berusia 17 tahun yang duduk di kelas 3 SMK 1 Sorong ini terpaksa menggeluti jualan online setelah ditinggal ibunya yang meninggal terserang Covid-19 pada juli 2020 lalu, sementara ayahnya sudah meninggal sejak Herlina masih berusia 2 tahun.

Herlina terpaksa berjualan pakaian secara online untuk membiayai sekolahnya, dengan berbekal handphone dan barang berupa pakaian jadi, Herlina menawarkan dagangannya secara online di akun facebook miliknya yang bernama Herli Olshop. Hasil dari berjualan online tersebut Herlina bisa sedikit menopang biaya sekolahnya, sedangkan untuk biaya sehari-hari Herlina kini menumpang di rumah Ketua RT 03, RW 03, kelurahan Klabulu Malanu, kota Sorong, Papua Barat.

Berikut Kisah Herlina Gadis Yang Geluti Jualan Online Setelah Ortunya Meninggal Akibat Covid 4 IMG 20211125 WA0046
Pertamina, CSR RU VII Kasim datangi rumah ketua RW temui Herlina. [Foto: JAS]
Herlina mengaku kesulitan dalam membiayai pendidikannya setelah kedua orang tuanya meninggal. “Lagi jualan online walaupun dapatnya sedikit, Alhamdulilah. Setiap dapat langsung bayar uang sekolah. Saya jualan baju-baju. Saat ditawarkan kuliah, saya senang. Ada keinginan untuk kuliah, tapi terbentur biaya jadi saya berpikir setelah lulus sekolah, mau langsung kerja saja,” kata Herlina.

Untuk meringankan beban biaya pendidikan Herlina, PT Pertamina dalam hal ini PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit VII Kasim Kamis siang, 25 November 2021 menyerahkan bantuan biaya pendidikan ke rumah Tahir (ketua RT) dimana Herlina kini tinggal. Penyerahan santunan pendidikan ini merupakan sumbangsih PT Pertamina dalam rangka HUT nya ke 64 tahun yang jatuh pada 8 Februari 2021, bantuan biaya pendidikan ini juga dikhususkan bagi anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

Berikut Kisah Herlina Gadis Yang Geluti Jualan Online Setelah Ortunya Meninggal Akibat Covid 5 IMG 20211125 WA0050
Manager Communication Relation & CSR RU VII Kasim memberikan bantuan pendidikan untuk Herlina [Foto: JAS]
Kepada media, Manager Communication Relation & CSR RU VII Kasim, Dody Yapsenang mengatakan, pihaknya menyerahkan bantuan ini untuk pendidikan anak-anak korban Covid-19. Dody juga berharap bantuan ini dapat bermanfaat kedepan. “Nilainya per-anak sekitar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) untuk sekitar 6.400 anak di seluruh Indonesia,” kata Dody.

Terang Dody, dari total 6.400 anak di seluruh Indonesia yang menerima bantuan biaya pendidikan tersebut, Provinsi Papua Barat mendapat jatah 300 penerima bantuan. Selain diberikan kepada Herlina secara langsung tambah Dody, bantuan biaya pendidikan ini juga diserahkan kepada lebih dari 20 anak yang orang tuanya juga menemui ajal akibat terjangkit virus corona di Mess RU VII Kasim di jalan Basuki Rahmat, kilometer 9,5 kota Sorong, Papua Barat.

“Bantuan biaya pendidikan untuk siswa dari jenjang pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ini hanya diberikan sekali karena ini merupakan program tali kasih PT Pertamina di HUTnya yang ke 64 tahun,” tandasnya. [jas]


Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.