Kisah Guru SDN 25 Klagete Malanu Bagi Modul Pelajaran Ditengah Minimnya Fasilitas Belajar Daring 1 IMG 20210804 WA0036
Melewati jalan terjal, Nelce Keda tetap membagikan modul pelajaran ke rumah siswa. [Foto: JAS]
Pendidikan Metro

Kisah Guru SDN 25 Klagete Malanu Bagi Modul Pelajaran Ditengah Minimnya Fasilitas Belajar Daring

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Guna mensiasati minimnya sarana belajar Daring (Online) dan di tengah ekonomi warga yang sedang menurun dan pemberlakuan PPKM level 4 kota Sorong, yang mana tidak memperbolehkan adanya belajar tatap muka, guru akhirnya membagikan modul ke rumah – rumah siswa.

Seperti yang dilakukan seorang guru honorer, Nelce Keda yang kesehariannya mengajar siswa kelas 1 di SD Negeri 25 kelurahan Klagete,kompleks Malanu kota Sorong, Papua Barat, berinisiatif membagi bagikan modul pelajaran langsung ke rumah-rumah siswa dengan harapan orang tua dapat membantu anaknya belajar mengikuti modul pelajaran yang sudah disederhanakan tersebut.

Kisah Guru SDN 25 Klagete Malanu Bagi Modul Pelajaran Ditengah Minimnya Fasilitas Belajar Daring 4 IMG 20210804 WA0037
Guru Nelce Keda mengajarkan anak didiknya hidup sehat [Foto: JAS]
Tak mudah memang karena rumah rumah siswa SD tersebut berada di lereng-lereng bukit dan hanya bisa dijangkau dengan jalan kaki. Dua minggu sekali Nelce yang dibantu suaminya rutin membagi-bagikan modul kepada anak didiknya walaupun harus melewati medan terjal, namun Nelce dan guru-guru lain tetap semangat demi masa depan akan-anak didiknya. Jika kebetulan ketemu orang tua siswa di jalan Nelce akan langsung memberikan modul pelajaran kepada orang tua siswa.

“Saya sangat peduli terhadap anak-anak, dan dalam belajar ini saya sangat antusias untuk membagikan modul ini, karena kalau bukan kita siapa lagi. Anak-anak harus tetap mendapat pelajaran supaya mereka juga punya masa depan. Sekolah kami memiliki keterbatasan. Ada orang tua punya kemampuan, ada juga orang tua yang tidak mampu seperti yang ada di lembah cengkeh ini, mereka tidak memiliki handphone modern seperti orang tua lain punya,” ujar Nelce. Rabu, 04 Agustus 2021. 

Kisah Guru SDN 25 Klagete Malanu Bagi Modul Pelajaran Ditengah Minimnya Fasilitas Belajar Daring 5 IMG 20210804 WA0040
Guru Nelce Keda [Foto: JAS]
Menurut Nelce, orang tua siswa merasa terbantu dengan apa yang dilakukannya dengan rekan-rekannya ini. Selama ini lanjut Nelce Keda, orang tua wajib mengambil modul pelajaran langsung ke sekolah namun dengan inisiatif membagi-bagikan modul langsung ke rumah-rumah siswa membuat orang tua punya kesempatan untuk menanyakan langsung ke guru tentang materi yang akan diajarkan sesuai modul pelajaran yang didapat.

Kisah Guru SDN 25 Klagete Malanu Bagi Modul Pelajaran Ditengah Minimnya Fasilitas Belajar Daring 6 IMG 20210804 WA0039
Salah satu orang tua murid, mama Yosina [Foto: JAS]
Sementara salah satu orang tua siswa, mama Yosina mengatakan, dirinya sebagai orang tua sudah mengajarkan sesuai buku pelajaran yang diberikan sekolah, namun masih susah dimengerti oleh anaknya. “Mama kasih mereka belajar, dimana mereka bingung mama kasih tunjuk ini caranya begini-begitu. Mama bukan guru tetapi mama punya pekerjaan di dalam rumah tangga selalu ada, sebagai ibu rumah tangga punya pekerjaan tapi mama selalu memperhatikan anak-anak juga,” terang mama Yosina.

Selain membagi-bagikan modul, guru-guru SD Negeri 25 Klagete juga menyempatkan diri mengajar pola hidup sehat di masa pandemi virus corona ini kepada siswa-siswanya di lingkungan masing-masing. Siswa juga diajarkan dan diingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas mereka setiap hari, seperti mencuci tangan memakai masker dan menjaga jarak.

Aktivitas belajar seperti ini akan terus diterapkan oleh Nelce dan rekan-rekannya khususnya bagi siswa kelas 1 dengan target mereka bisa membaca dan menulis dengan lancar. [jas]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.