Sanusi Rahaningmas: Pemerintah Beri Bantuan Jangan Ada Pilih Kasih 1 FB IMG 1586801695891 1
Anggota DPD RI (Senator) Dapil Provinsi Papua Barat, Sanusi Rahaningmas.
Nasional Metro

Sanusi Rahaningmas: Pemerintah Beri Bantuan Jangan Ada Pilih Kasih

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Anggota DPD RI Dapil Provinsi Papua Barat, Sanusi Rahaningmas menegaskan kepada Pemerintah Pusat maupun Daerah untuk tidak membeda bedakan serta pilih kasih terhadap masyarakat, karena siapapun dan dimanapun selama berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) berhak mendapatkan bantuan.

“Kepada Presiden dan dan seluruh Gubernur Bupati dan Walikota se Indonesia agar dalam memberikan bantuan sembako kepada masyarakat akibat Pandemi Covid-19 jangan ada pilih kasih atau pilih warga,” kata Anggota DPD RI Dapil Papua Barat ini. Selasa, 14 April 2020.

Dikatakan, dalam kondisi negara yang sedang menghadapi musibah virus Corona seperti sekarang, pemerintah pusat sampai ke daerah melakukan berbagai hal, baik penangan Alat Pelindung Diri (APD) maupun pemberian bantuan lainya. Dimana Presiden Jokowi dan jajaran pemerintahannya telah mengalokasikan anggaran ratusan triliun rupiah, tetapi apakah bantuan tersebut menyentuh seluruh masyarakat yang taraf kehidupannya menengah kebawah.

“Contoh saja Pemprov, Pemkab dan Pemkot juga melakukan hal yang sama membantu masyarakat akibat musibah Covid 19 ini tapi apakah sudah menyentuh semua kalangan masyarakat,” kata Sanusi.

Sebagai Senator DPD RI yang merupakan Representasi Provinsi Papua Barat, Sanusi meminta kepada seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia agar dalam memberikan bantuan kepada masyarakat jangan hanya diprioritaskan kepada masyarakat asli dari daerah tersebut alias yang ber Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) setempat, tapi juga wajib memperhatikan para Mahasiswa dan pekerja yang datang dari luar daerah.

“Mereka itu datang mencari kerja tapi dengan kondisi seperti ini banyak yang dirumahkan alias diam saja di rumah, para pelajar dan mahasiswa juga mengalami hal yang sama, meskipun ada aturan untuk libur diperpanjang tapi mereka tidak bisa kembali ke daerah akibat adanya aturan yang karantina wilayah diterapkan dalam rangka memutus mata rantai dari pada virus tersebut. Dengan kondisi ini sudah pasti banyak yang akan mengalami kekurangan berupa biaya hidup,” ujarnya.

Untuk itu Senator asal Papua Barat ini meminta agar Presiden Joko Widodo memberikan instruksi kepada semua Gubernur Bupati dan Walikota melihat hal ini, artinya jangan sampai ada warga yang meninggal bukan lantaran Corona tapi karena kelaparan. Teristimewa kepada para pelajar dan mahasiswa yang lagi menuntut Ilmu dan juga para pekerja yang dari luar daerah namun tak ber KTP setempat, wajib mendapatkan pelayanan yang sama sebagai warga negara.

Selain itu, Sanusi juga meminta pemerintah melihat para pedagang kecil dan menengah atau UKM ya sering viral di media sosial yang mana mereka disuruh tidak boleh berjualan untuk mengurangi kerumunan massa tetapi tidak diberikan solusi.

“Mereka dilarang berjualan dengan alasan mengurangi kerumunan warga, tapi pemerintah tidak lihat kalau mereka harus tetap berjualan karena harus makan menafkahi keluarga. Ini perlu ada perhatian khusus dari dalam hal ini bapak Presiden agar dana yang sudah dianggarkan puluhan bahkan ratusan triliun rupiah itu jangan sampai disalahgunakan oleh pihak pihak tertentu untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Negara bahkan daerah berlakukan aturan untuk diam di rumah saja maka sudah pasti banyak masyarakat kecil dan menengah yang akan menghadapi kesulitan dalam berbagai hal,” pungkasnya. [dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.