4 RS Rujukan di Kota Sorong Nyaris Penuh, Pemkot Tambah Kapasitas  1 IMG 20200916 WA0061 1
RS Rujukan kampung baru kota Sorong, Papua Barat. [Foto: jer]
Nasional

4 RS Rujukan di Kota Sorong Nyaris Penuh, Pemkot Tambah Kapasitas 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Meningkatnya angka positif covid-19 di kota Sorong mengakibatkan empat rumah sakit rujukan di mulai penuh. hal yang sama pun terjadi di pusat karantina pasien covid-19 yang berada di kampung salak. Mengatasi hal itu, pemerintah daerah kota (pemkot) Sorong berupaya menambah kapasitas tempat untuk menampung pasien covid-19.

Juru bicara (jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Sorong, Rudy Laku mengaku jika empat rumah sakit rujukan di kota Sorong yakni, RSUD Sele Be Solu, RSAL Oetojo, RS Aryoko dan RS kampung baru, mulai kewalahan akibat jumlah pasien positif Covid-19 meningkat.

“Pemda kota Sorong sedang berupaya menambah kapasitas bekas rsud kabupaten sorong yang kini telah dipindahkan ke kilometer 22 di kota baru aimas kabupaten sorong, papua barat,” ujarnya Rabu, 16 September 2020.

Dikatakan, bekas rsud ini kemudian akan dijadikan rumah sakit rujukan covid-19 di kota sorong, karena saat ini rumah sakit tersebut sedang merawat 26 enam pasien positif covid-19. Agar mampu menampung banyak pasien, pemda menambah tempat tidur dari 50 menjadi 150 tempat tidur jika pasien covid-19 terus bertambah, dan jika semua ruangan rumah sakit penuh maka pemda akan memanfaatkan ruang-ruang yang tidak terpakai seperti ruang IGD dan ruang administrasi serta gudang. 

Lanjut Rudy saat ini, baik sarana dan prasarana di rumah sakit hampir penuh, hal itu pu terjadi di tempat karantina diklat kampung salak. Oleh sebab itu Rudy meminta agar masyarakat kota Sorong mematuhi protocol kesehatan. Menurutnya, jika hal ini dibiarkan dan terus berlanjut, dikhawatirkan kapasitas penanganan baik di rumah sakit maupun diklat kampung salak tidak dapat menampung kasus-kasus terkonfirmasi covid-19.

“Kami mengimbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah jatuhnya banyak korban terinfeksi covid-19, karena mengingat daya tampung rumah sakit yang semakin sedikit,” ujarnya sembari menambahkan, pasien terkonfirmasi positif covid-19 terus melonjak hingga di angka 537 kasus, sementara yang sumbu sebanyak 319 pasien dan kasus meninggal mencapai 19 kasus. 

Senada, Kepala RSRC Kota Sorong, Letkol (CKM) A Waromi juga menyampaikan jika di tempatnya sekarang sudah 26 tempat terisi, dan tinggal menambah sisanya 150 tempat lagi. Dikatakan Waromi, untuk penambahan 150 tempat, pihaknya bisa memanfaatkan bagian bagian rumah sakit yang masih kosong misalnya, IGD dan beberapa ruangan termasuk gudang. 

“Yang sekarang kan sudah ada 26 bed, kita tinggal menambah lagi sisanya, ya sudah bisa terisi hingga 150 bed. Yang sisanya lagi memanfaatkan bagian-bagian ruangan yang masih kosong RSUD itu. Misalnya IGD. IGD itu bisa kita gunakan. Trus ada beberapa ruangan eks manajemen eks RSUD masih bisa dipakai juga, bekas gudangnya eks RSUD itu bisa juga dipakai. Semua masih bisa dipakai,” pungkasnya. [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.