Papua Barat Masih Jauh Dari Ketahanan Energi, Rico Sia: Bangkitkan Pengusaha Lokal Bangun Depot 1 20210127 224808
Anggota Komisi VII DPR-RI Dapil Papua Barat, Rico Sia [Foto: istimewa]
Nasional

Papua Barat Masih Jauh Dari Ketahanan Energi, Rico Sia: Bangkitkan Pengusaha Lokal Bangun Depot

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA, BeritaAktual.co Komisi VII DPR-RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Rabu, 27 Januari 2021 dengan agenda pembahasan terkait progres dan kendala program digitalisasi SPBU, perkembangan realisasi program BBM 1 harga, serta sosialisasi BPH migas kepada masyarakat Tahun 2021. 

Dalam rapat tersebut, Rico Sia Anggota Komisi VII Dapil Papua Barat menyoroti BPH Migas akan kurangnya pengawasan lapangan serta sosialisasi yang menyebabkan terjadinya kelangkaan BBM.

Menurut Rico selain melakukan pengawasan dan sosialisasi, BPH Migas dalam hal ini Pertamina seharusnya juga dapat memberikan ruang bagi pengusaha lokal Orang Asli Papua (OAP) untuk diberikan kesempatan serta kemudahan bagi mereka bisa membangun depot (tempat penampungan minyak) sehingga tidak terjadi antrian panjang ketika masyarakat membutuhkan minyak untuk kebutuhan sehari hari, namun tetap perlu pendampingan oleh pihak pusat dalam hal manajerial.

“Belum adanya ketahanan energi di Papua Barat makanya sering kita melihat terjadinya kelangkaan BBM,,” papar Rico 

Untuk itu Rico berharap agar Pertamina dapat bermitra dengan pengusaha pengusaha lokal di Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), khususnya Papua Barat maupun Papua, untuk dapat dibangun penyalur atau distributor BBM guna merealisasikan ketahanan energi dan juga untuk membantu niat baik Presiden Jokowi, yaitu menentukan harga dari pusat sampai ke daerah 3T. 

“Saya harap Pertamina dapat memberikan ruang bagi pengusaha lokal Orang Asli Papua (OAP) diberi kesempatan serta kemudahan untuk mereka. Jangan sampai usaha energi ini dikuasai oleh segelintir orang sehingga tidak bisa menyentuh secara keseluruhan masyarakat luas,” pungkasnya. [dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.