Diduga Korsleting Listrik 6 Lapak di Tugu Merah Kab. Sorong Ludes Terbakar 1 IMG 20210928 WA0002
Enam lapak di Aimas Bundaran Tugu Merah hangus terbakar. [Foto: ARY]
Peristiwa Metro

Diduga Korsleting Listrik 6 Lapak di Tugu Merah Kab. Sorong Ludes Terbakar

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Warga Aimas jalan Tuturuga Senin malam, 27 September 2021 sekira pukul 21.30 WIT dikagetkan dengan terbakarnya sejumlah lapak yang berada tidak jauh dari Bundaran Tugu Merah kilometer 21, Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Bangunan yang seluruhnya hampir terbuat dari kayu menyebabkan api menjalar semakin cepat dan menghanguskan seluruh rumah yang berada disekitar lokasi kebakaran.

Sesaat nampak jalan Tuturuga Aimas dipadati oleh masyarakat setempat  yang ingin menyaksikan secara langsung  terbakarnya 6 lapak tersebut. Dari informasi yang diperoleh media ini dari warga sekitar, kebakaran terjadi sekitar kurang lebih pukul 21.30 WIT, sebagian lapak yang hanya terbuat dari kayu menyebabkan api menjalar dengan sangat cepat.

Warga yang melihat kejadian ini segera membantu berupaya memadamkan kobaran api dengan menggunakan alat seadanya lantaran sumber air yang minim dan kencangnya hembusan angin membuat warga kewalahan memadamkan api. Kewalahan warga ditambah dengan tidak adanya mobil pemadam kebakaran membuat seluruh pemilik lapak pasrah melihat tempatnya hangus dilalap si jago merah.

Yohanis kepada media ini Senin malam, 27 September 2021 menyebutkan, kobaran api pertama kali terlihat dari salah satu lapak yang berada di posisi bagian tengah. Beruntungnya setelah membantu memadamkan api, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Enam lapak terbakar habis karena kami disini minim air dan angin sangat kencang, jadi api sulit dipadamkan,” ujarnya.

Akibat kejadian ini diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. [ary]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.