Pasangan HEBO Kantongi 8 Rekomendasi Partai Tanpa Mahar 1 IMG 20200828 WA0040
Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou. [Foto: sus]
Politik

Pasangan HEBO Kantongi 8 Rekomendasi Partai Tanpa Mahar

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, Hermus Indou dan Edi Budoyo (HEBO) mendapatkan rekomendasi 8 partai dengan 19 kursi.

8 rekomendasi partai tersebut yakni, Partai Nasional Demokrat (NasDem) dengan jumlah 4 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 3 kursi, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 1 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 1 kursi, Demokrat 1 kursi, Hati Nurani Rakyat (Hanura) 2 kursi, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 3 kursi dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 4 kursi.

Kepada media ini Hermus Indou mengatakan, saat ini pasangan HEBO secara intens melakukan strategi komunikasi politik dilakukan secara terus-menerus terutama dengan partai pengusung. Karena hasil survei dalam partai politik sangat berpengaruh terhadap dukungan pasangan bakal calon dalam memutuskan partai

Menurutnya, sebagian partai politik yang mengusungnya sudah menyatakan diri non mahar alias tidak membayar dengan uang untuk mendapatkan kursi partai. “Hampir semua partai yang mendukung kami pasangan HEBO bukan dengan transaksi bayar-membayar dengan uang miliaran, justru itu salah,” terang Hermus dalam jumpa pers di Oriestom Bay, Jumat malam, 28 Agustus 2020.

“Apalagi sampai ada isu HEBO membayar partai politik menggunakan dana APBD, silahkan saja dilaporkan atau ada bukti kerugian negara, jika itu tidak benar ini namanya “Fitnah,” tambahnya lagi.

Hermus juga menegaskan, bagi pasangan calon yang tidak mendapatkan dukungan parpol jangan seenaknya memfitnah, karena kecenderungan orang yang gagal biasanya seperti itu, lebih baik introspeksi diri, sehingga bisa menemukan kekurangan dan kelemahannya dimana tanpa harus memfitnah dan menyalakan orang lain.

“Jika saya menang berarti tim sukses saya bekerja dengan baik, apabila saya kalah tidak akan saya menyalahkan tim kerja apalagi lawan politik. Alangkah baiknya introspeksi diri dan lebih bijak, namanya ini politik jadi sebuah pertandingan dengan usaha dan cara strategi yang baik, siapa yang menang berarti menggalang basis serta komunikasi yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini lanjut dia, HEBO sedang memantapkan kerangka tim kerja, dengan harapan dapat bekerja dengan profesional karena tim kerja itu adalah representasi dari kandidat dengan harapan dapat melayani dengan hati, penuh dengan senyuman yang tulus terhadap masyarakat, karena tim yang bekerja bukan untuk memprovokasi masyarakat, tapi bekerja mendidik rakyat karena partisipasi dalam pemilihan yang merupakan wujud kesadaran murni masyarakat.

“Masyarakat itu sendiri memilih figur yang cocok untuk memimpin Manokwari menjadi lebih baik. Kerja tim selain konsolidasi tetapi juga mempersiapkan pendaftaran di KPU Manokwari, waktunya belum dapat dipastikan karena belum rapat. Selain itu, konsolidasi politik seluruh wilayah maupun berbasis kultur, komunikasi program yang kompetitif, sehingga masyarakat bisa melihat apa yang HEBO lakukan untuk kedepan. Karena kemenangan pemilihan ada pada masyarakat yang memilih,” pungkasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.