Jalani Tes Kesehatan, Hasil Uji Swab Paslon AFU-ORI Negatif  1 IMG 20200915 WA0017
Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati dan Oridek Iriano Burdam saat pengambilan lendir untuk uji swab. [Foto: jer]
Politik

Jalani Tes Kesehatan, Hasil Uji Swab Paslon AFU-ORI Negatif 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Pasangan calon (Paslon) tunggal Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati  (AFU) dan Oridek Iriano Burdam (ORI) Selasa pagi, 15 September 2020 menjalani serangkaian tes kesehatan di RSUD John Piet Wanane, Jalan Sorong Klamono kilometer 22, kota Baru Aimas Kabupaten Sorong, Papua Barat. Tes kesehatan diantaranya pemeriksan uji swab dan hasilnya negatif.

Tiba di rumah sakit, paslon tunggal ini langsung menjalani uji swab di laboratorium mikrobiologi. Keduanya diambil sampel lendir dari hidung dan kemudian diuji saat itu juga karena rsud john piet wanane memiliki fasilitas untuk menguji langsung hasil.

Jalani Tes Kesehatan, Hasil Uji Swab Paslon AFU-ORI Negatif  2 IMG 20200915 WA0018
Kedua paslon AFU-ORI (duduk) hendak menjalani serangkaian tes kesehatan di di RSUD John Piet Wanane. [Foto: jer]
Setelah uji swab dinyatakan negatif, Abdul Faris Umlati dan Oridek Iriano Burdam kemudian menjalani pemeriksaan lainnya seperti jantung, paru-paru dan medical check up di dalam di ruang radiologi termasuk pengambilan urine untuk uji psikotropika.

Ketua KPUD Raja Ampat, Steven Eibe mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini sesuai waktu yang ditetapkan oleh kpud. Menurut Steven, beberapa pemeriksaan sudah dilakukan berkaitan dengan pengambilan darah ataupun air seni dan USG serta rontgen, meski demikian masih ada beberapa pemeriksaan lanjutan lagi yang dilakukan pihak rumah sakit.

Terkait mekanisme pelaksanaan kampanye dikatakan Eibe, pihaknya (kpud) masih akan berkoordinasi dengan Bawaslu dan gustu satgas covid-19 raja ampat guna mengatur mekanisme pelaksanaannya di tengah pandemi seperti. Pihaknya pasti akan memastikan mereka yang ikut dalam kampanye semuanya terbebas dari covid-19.

“Kpud masih memikirkan alternatif pelaksanaan kampanye di tengah pandemi covid-19, karena jika menggunakan metode online masih terkendala jaringan internet yang belum menjangkau semua wilayah kabupaten raja ampat,” pungkasnya [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.