AFU-ORI Paslon Tunggal di Pilkada R4, Sony Makusi: Ini Campur Tangan Tuhan 1 IMG 20200915 WA0062
Sony Makusi, Ketua Sahabat Deko [Foto: istimewa]
Politik

AFU-ORI Paslon Tunggal di Pilkada R4, Sony Makusi: Ini Campur Tangan Tuhan

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Seperti diketahui Pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang, untuk Kabupaten Raja Ampat hanya ada satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati yakni, Abdul Faris Umlati (AFU) dan Orideko Iriano Burdam (Ori).

Kepada media ini Ketua Sahabat Deko, Sony Makusi mengatakan, sebagai calon tunggal dalam pesta demokrasi Pemilukada Kabupaten Raja Ampat 2020, ia berkeyakinan bahwa semua yg terjadi saat ini tak lepas daripada campur tangan Tuhan, karena atas izin tuhan sajalah partai politik (parpol) memberikan rekomendasi kepada pasangan AFU-ORI.

“Sebagai anak negeri yang berasal dari kampung Yenbeser Waigeo Selatan, Raja Ampat, saya meminta kepada semua basudara (saudara-red) dari selatan sampe (sampai) ke utara untuk menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember nanti dengan bijak,” kata Bang Son sapaan akrabnya. Selasa malam, 15 September 2020.

Dikatakan Sony, nanti di pemilukada masyarakat harus menggunakan hak suara di TPS sebagai bentuk partisipasi dalam memilih pemimpin daerah. Jangan golput atau pilih kotak kosong, karena itu hanya akan meracuni demokrasi yang ada di Indonesia.

“Masyarakat jangan mau terpengaruh dengan ajakan golput, apalagi pilih kotak kosong karena kita dihadapkan memilih kepala daerah, bukan main tebak tebakan,” terangnya sembari mengajak masyarakat kabupaten bahari jangan sampai terlambat mengambil bagian dalam menentukan pemimpin daerah. Karena hanya ada satu paslon, nanti tanggal 9 desember 2020 kita ramai ramai datang ke TPS gunakan hak suara kita dengan baik.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Raja Ampat, Steven Eibe yang dikonfirmasi media ini Selasa malam, 14 September 2020 membenarkan jika paslon bupati dan wakil di raja ampat cuma satu yang memenuhi syarat yakni AFU-ORI.

Meski demikian dikatakan Steven, berdasarkan ketentuan yang berlaku proses pentahapan masih berjalan terkait kesehatan sampai tanggal 23 September 2020 baru diputuskan penetapannya.

“Berdasarkan ketentuan yang berlaku, proses tahapan masih berjalan terkait kesehatan. Nanti tanggal 23 September 2020 baru diputuskan penetapannya,” ujarnya.

Steven menambahkan, terkait mekanisme pelaksanaan kampanye, pihaknya (KPUD) masih akan berkoordinasi dengan Bawaslu dan gustu satgas covid-19 raja ampat guna mengatur mekanisme pelaksanaannya di tengah pandemi ini.

Sebelumnya, paslon tunggal Bupati dan wakil bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati dan Oridek Iriano Burdam Selasa pagi, 15 September 2020 telah menjalani serangkaian tes kesehatan di RSUD John Piet Wanane, Jalan Sorong Klamono kilometer 22, kota Baru Aimas Kabupaten Sorong, Papua Barat. [dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.