Ini Cara HEBO Serap Aspirasi Komunitas Mama Pengrajin Noken di Pasar Wosi  1 IMG 20201120 WA0035
Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou bersama Komunitas Mama-mama Noken [Foto: sus]
Politik

Ini Cara HEBO Serap Aspirasi Komunitas Mama Pengrajin Noken di Pasar Wosi 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktua.co Masih dalam masa kampanye, pasangan calon Bupati Manokwari, Hermus Indou dan Wakil Bupati Edi Budoyo (HEBO) tak lupa mengunjungi komunitas mama mama pengrajin noken yang berada di pasar Wosi, Manokwari Papua Barat untuk menyerap aspirasi. Jumat, 20 November 2020. 

Saat mengadakan tatap muka, Ketua komunitas mama-mama pengrajin noken, Ratu Bilqis menuturkan komunitas yang dipimpinnya ini sudah ada sejak tiga tahun lalu dan tersebar di Manokwari seperti di Amban, Arowi, Borobudur, Maruni, Fanindi, dan Warpramasi. 

Selama tiga tahun itu kata Bilqis, komunitasnya sudah pernah mengikuti pameran tingkat nasional mewakili papua barat, seperti di Bali dan tahun lalu undangan mereka dapatkan untuk tampil di luar negeri, namun terkendala dengan dana. 

“Jadi kami sampaikan aspirasi ini dari sekarang, agar bapak jika Hermus dan bapak Edi jika terpilih, maka dapat mempertimbangkan apa yang menjadi kebutuhan komunitas kami mama-mama pengrajin noken pasar Wosi,” terangnya  saat menyampaikan aspirasi kepada HEBO, Jumat, 20/11/2020. 

Dengan kerjasama dan dukungan dari pemerintah lanjut dia, akan lebih mudah memasarkan hasil kerja keras komunitas ini, salah satunya dengan disediakan galeri untuk memasarkan noken di Bandara Rendani. Karena tak hanya noken saja yang bisa dikerjakan, menurutnya, mama-mama ini bisa juga berkreativitas mengerjakan kerajinan bahan daur ulang. 

Mendengar itu, Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, terdapat di salah satu visi HEBO adalah Ekonomi Kerakyatan Mandiri Untuk Masyarakat Manokwari, yakni ada tiga hal yang dilakukan terkait noken jika HEBO terpilih memimpin Kabupaten Manokwari. Pertama, memperkuat organisasi, komunitas budaya dan termasuk komunitas mama-mama noken.

“Visi itu dimaksudkan agar komunitas semakin kuat dan berkarya menghasilkan produk berkualitas, serta dilakukan penguatan juga pendampingan. Dengan begitu pengetahuan akan bertambah dan keterampilan membuat noken juga bertambah variasinya dan punya nilai jual yang semakin tinggi,” ujar mantan ketua KNPI Papua Barat Dua Periode ini. 

Lanjut Hermus, ketika ia terpilih sebagai pemimpin di negeri Kasuari ini, sebagai bupati ia akan memfasilitasi dan berpartisipasi dalam semua kegiatan komunitas mama-mama noken seperti pameran dan lainnya agar dapat dilombakan, karena menurut dia noken-noken yang dihasilkan mempunyai ciri khas orang papua, maka wajib didukung. 

“Wajib pemerintah mencarikan pemasaran noken. Dengan demikian, noken yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan di dalam daerah saja tapi juga dipasarkan di daerah provinsi lain. Ini ciri khas kita. Jadi ibu-ibu produksi noken, pemerintah akan membantu pemasarannya, dengan begitu, noken yang merupakan identitas papua ini laku terjual dan ibu-ibu yang memproduksi noken tidak patah semangat berkarya,” terang Hermus pria hitam manis ini. 

Hermus juga mengajak komunitas mama-mama pengrajin noken dan masyarakat untuk terus melestarikan noken agar tidak tergerus perkembangan zaman, menjaga adat istiadat, kreatif dan tetap konsisten. 

“Untuk itu kami HEBO meminta doa dan restu agar mendukung dan memilih kami (HEBO) di pilkada tanggal pada 9 Desember 2020 nanti. Bila terpilih, maka langkah langkah itulah yang akan dilaksanakan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.