Keluh Jalan Rusak Sejak Tahun 1986, Warga Kampung Wariori Percaya Hermus-Edi Pimpin Manowari Pasti Peduli 1 IMG 20201127 WA0023
Bupati Manokwari, Hermus Indou mendatangi warga SP 8 - Jalur 11, kampung Wariori, distrik Masni. [Foto: sus]
Politik

Keluh Jalan Rusak Sejak Tahun 1986, Warga Kampung Wariori Percaya Hermus-Edi Pimpin Manowari Pasti Peduli

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Masyarakat SP 8 – Jalur 11, kampung Wariori, distrik Masni, kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat mengeluh jalan masuk ke kampung Wariori rusak sejak tahun 1986. Keluhan itu disampaikan warga saat calon Bupati Manokwari, Hermus Indou mengadakan bertatap muka langsung dengan masyarakat kampung Wariori. Kamis, 26 November 2020. 

Ketua Kerukunan Masyarakat Jawa, Sugoto menyampaikan, bahwa warga kampung Wariori sudah lama mengeluhkan jalan masuk ke kampung yang rusak dan tidak diperbaiki sejak tahun 1986. 

“Sampai di musrembang pun dibahas akan tetapi sampai hari ini belum juga terjawab aspirasi kami,” ujarnya. 

Keluh Jalan Rusak Sejak Tahun 1986, Warga Kampung Wariori Percaya Hermus-Edi Pimpin Manowari Pasti Peduli 2 IMG 20201127 WA0022
Perwakilan Masyarakat Kampung Wariori menyerahkan aspirasi langsung kepada Calon Bupati Manokwari Hermus Indou [Foto: sus]
Kata Sugoto, menjelang pilkada Manokwari yang diselenggarakan tanggal 9 Desember 2020, ia mengingatkan kepada warga Wariori agar tidak membahas tentang agama, apalagi menjelek-jelekkan pasangan calon, karena menurutnya semua agama mengajarkan baik untuk umatnya. Begitu pun paslon berniat baik memajukan manokwari kedepan. 

Untuk itu diharapkan paslon HEBO agar dapat mewujudkan apa yang diharapkan warga kampung Wariori. Sebagai mantan anggota dewan lanjut dia, ia tahu betul figur Hermus Indou dan Edi Budoyo sosok mereka. Ia yakin pasti permintaan masyarakat akan dipenuhi, ketika HEBO terpilih memimpin manokwari. 

“Masyarakat jawa dan NTT di kampung Wariori telah menyatakan sikap dukung bapak Bupati Manokwari, Hermus Indou dan Wakil Bupati Edi Budoyo, yakin kami akan coblos nomor 2 di pilkada nanti,” tandasnya. 

Sementara calon Bupati Manokwari, Hermus Indou menuturkan, aspirasi yang disampaikan akan dipertimbangkan kembali mana yang lebih dahulu dikerjakan. 

“Untuk itulah saya datang dan mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan warga Wariori ini. Saya sangat senang melihat antar masyarakat saling mendukung dan menghormati perbedaan di kampung Wariori terutama soal agama, karena warganya ada masyarakat NTT, Jawa dan Papua beragam,” ucap Hermus. 

Hermus juga mengingatkan warga agar selalu menjaga komunikasi yang menjadi kunci penting dalam menjaga hubungan baik antara masyarakat,  terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama. 

“Jika terus dijaga dengan baik akan menjadi episentrum penguatan keberagaman yang harmoni di Manokwari ini,” tandas Indou. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.